HomePernikahan10 Tindakan Istri yang Memotivasi Suami
source : indianexpress.com

10 Tindakan Istri yang Memotivasi Suami

Pernikahan 0 0 likes 402 views share

Dalam kehidupan berumah tangga, pasangan suami istri harus berinteraksi secara positif agar bisa saling menguatkan dan memberdayakan satu dengan yang lain. Hendaknya istri bisa menjadi motivator bagi suami, demikian pula suami bisa menjadi motivator bagi istri. Bukan saling melemahkan dan membuat tidak berdaya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh istri untuk memotivasi suami. Tidak harus dengan hal-hal rumit dan sulit. Namun bisa dilakukan dengan hal-hal kecil dan sederhana berikut ini.

1. Membantu menyiapkan keperluannya
Bukan karena suami tidak bisa mengerjakan dan menyelesaikan urusannya sendiri. Namun, ketika istri membantu menyiapkan keperluan suami, hal itu akan sangat membahagiakannya. Misalnya, pagi hari istri menyiapkan sarapan untuk suami yang akan berangkat bekerja. Menyiapkan perlengkapan kerjanya, merapikan kemeja dan penampilannya. Saat malam, istri menyiapkan keperluan makan suami, serta merapikan tempat tidur suami. Ini bukan soal ‘kewajiban’ domestik, namun tindakan kecil dan sederhana seperti itu bisa memberikan motivasi yang luar biasa bagi suami.

2. Melepas suami ketika berangkat kerja
Pagi hari saat suami bersiap berangkat kerja, istri memeluk dan memberikan ciuman lembut kepada suami. Kemudian mengantarkan suami hingga ke depan rumah, menjabat serta mencium tangan suami dengan mesra. Tak lupa istri melambaikan tangan perpisahan saat melepas suami berangkat ke tempat kerja. Sepertinya itu klise dan tindakan yang biasa saja, padahal itu sangat menyenangkan hati suami.

3. Menyambut saat pulang dari kerja
Ketika suami pulang dari kerja atau pulang dari bepergian, hendaknya istri menyambut suami dengan antusias. Jangan mengabaikan atau menyepelekan kehadiran suami. Sambutan istri ketika suami datang ke rumah ini menjadi sebuah motivasi tersendiri bagi suami. Ia merasa berarti dan untuk itu ia akan berusaha untuk lebih baik lagi.

4. Menelepon atau mengirim pesan singkat saat suami di tempat kerja
Ingat, hal ini tidak untuk memonitor, mengawasi dan menginterogasi apalagi menteror suami. Jika yang muncul adalah ketidakpercayaan istri sehingga selalu mengawasi lewat telpon, ini justru menekan jiwa suami. Bukan memotivasi, tapi membuat jengkel, stress dan ketidaknyamanan pada suami.

5. Memiliki waktu istimewa bersamanya
Luangkan waktu bersama suami. Pada saat suami tengah di rumah, sediakan waktu khusus untuk berdua saja dengannya untuk bercengkerama. Manjakan suami dengan hal-hal yang menyenangkan dan privasi bagi dirinya. Hal kecil seperti ini sangat membahagiakan suami sehingga motivasinya selalu terjaga.

6. Memuji kebaikannya
Semua orang memerlukan apresiasi atas keberhasilan dan kebaikan yang dilakukan. Ketika suami melakukan hal-hal yang positif baik bagi diri, masyarakat keluarga maupun instansi tempatnya bekerja, pujilah tindakan kebaikannya itu. Bisa jadi hal rutin yang sederhana dan ringan saja, seperti saat suami membersihkan kamar tidur, atau mencuci piring serta gelasnya sendiri, berikan pujian atas kebaikan itu.

7. Menghargai usahanya
Tidak selalu berbentuk keberhasilan dan kebaikan yang sudah jelas dan nyata, bahkan untuk suatu usaha yang belum kelihatan hasilnya sekalipun para istri perlu memberikan apresiasi kepada suami. Saat suami tengah berusaha untuk mengubah kebiasaan hidup yang buruk menuju kebiasaan yang lebih baik dan sehat, jagan haya dilihat dari hasil akhirnya. Namun lihat pula usaha dan kesungguhannya untuk berubah. Berikan apresiasi positif atas berbagai usaha kebaikannya, sehingga hal ini akan semakin memotivasi dirinya untuk lebih baik.

8. Menyiapkan kejutan untuknya
Pada momen tertentu, berikan kejutan untuk suami. Tidak harus dengan hadiah yang mewah atau mahal, bahkan bisa dilakukan dengan gratis.

9. Tidak mencela dan melecehkannya
Semua suami memiliki kekurangan, kelemahan dan kesalahan. Tidak ada suami sempurna, sebagaimana tidak ada istri sempurna. Di tengah ketidaksempurnaan suami itu, lihatlah selalu sisi positif dan sisi kebaikannya. Jangan fokus melihat sisi negatif dan kekurangannya.

10. Senantiasa mendoakannya
Doakan selalu suami anda. Doa istri yang dilakukan dengan penuh ketulusan aka mudah diijabah oleh Allah. Selalu doakan untuk kebaikannya. Jika suami tengah melakukan penyimpangan, doakan agar ia bisa bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Jika suami tengah salah doakan agar ia segera sadar dan memperbaiki kesalahannya. Jika suami sudah baik doakan agar terjaga kebaikannya. Jika suami sudah salih, doakan agar meningkat kesalihannya. Doa istri akan memberikan motivasi yang positif bagi suami.