HomeParenting5 Manfaat Menjadi Sahabat Bagi Anak
keluarga_or_id

5 Manfaat Menjadi Sahabat Bagi Anak

Parenting 0 0 likes 391 views share

Pada postingan sebelumnya sudah disampaikan mengenai Cara Menjadi Sahabat Bagi Anak. Namun mengapa orangtua (dalam hal ini ibu) harus menjadi sahabat bagi anak? Apa manfaat bagi anak dan bagi ibu?

Apabila para ibu mampu menempatkan diri menjadi sahabat bagi anak, akan ada sangat banyak manfaat yang didapatkan. Berbagai kemanfaatan ini tidak akan didapatkan apabila ibu tidak bisa menjadi sahabat bagi anak. Di antara manfaat itu adalah:

1. Mampu memahami anak

Banyak orang tua tidak memahami anaknya sendiri. Dengan menjadi sahabat, orang tua semakin memahami sifat dan watak anak, semakin memahami kekurangan dan kelebihan anak, memahami kebiasaan baik dan buruk mereka, juga semakin memahami cara mendekati dan cara memasuki jiwanya. Dengan memahami anak, orang tua akan lebih bisa mengoptimalkan berbagai potensi serta minat dan bakat anak-anak. Selain itu, orang tua juga akan lebih bisa memperbaiki kekurangan dan kesalahan anaknya.

2. Memiliki komunikasi yang lancar dengan anak

Banyak orang tua tidak mampu berkomunikasi dengan anak. Ada sekat psikologis yang membuat orang tua dengan anak menjadi berjarak dan tidak  bisa nyambung setiap kali berkomunikasi. Dengan menjadi sahabat bagi anak, komunikasi akan bisa lebih lancar dan nyaman. Jika komunikasi sudah lancar dan nyaman, akan memudahkan orang tua dalam menerapkan pola pengasuhan dan pendidikan bagi mereka. Komunikasi yang lancar dan nyaman merupakan jalan untuk menumbuhkan pengertian dan kepercayaan antara orang tua dengan anak, sehingga hubungan di antara mereka akan lebih terbuka dan harmonis.

3. Mendapatkan kepercayaan dari anak

Banyak anak mengalami krisis kepercayaan terhadap orang tua. Dengan menjadi sahabat, anak akan secara tulus memberikan kepercayaan kepada orang tua. Kepercayaan ini sangat berarti bagi anak-anak hingga mereka dewasa. Di saat anak mengalami problematika kehidupan atau tengah menghadapi masalah berat, mereka akan menjadikan orang tua sebagai rujukan, tempat curhat dan berbagi beban perasaan. Jika anak tidak percaya  kepada orang tua, mereka akan memilih orang lain sebagai tempat curhat dan mencari penyelesaian masalah.

4. Memperkuat ikatan batin dengan anak

Banyak orang tua tidak memiliki ikatan batin yang kuat dengan anak, karena ditelan oleh ritme kesibukan yang luar biasa. Dengan menjadi sahabat bagi anak, akan terbentuk ikatan batin yang kuat di antara mereka. Orang tua akan selalu merindukan anak, dan anak akan selalu merindukan orang tua. Ikatan batin ini yang akan membuat hubungan orang tua dan anak menjadi indah dan hakiki, bukan semata-mata ikatan darah dan ikatan hukum waris. Persahabatan inilah yang membuat orang tua dan anak selalu menyambung secara perasaan dan kejiwaan walaupun terpisah tempat tinggal saat mereka mulai dewasa.

5. Mudah mengarahkan anak

Banyak orang tua merasa kewalahan dan tidak bisa mengarahkan anak. Dengan menjadi sahabat bagi anak, orang tua akan semakin mudah dalam mengarahkan anak. Membimbing anak menuju kebaikan dan keberhasilan hidup mereka di dunia dan akhirat, akan bisa dilakukan tanpa perlawanan atau pemberontakan anak. Suasana jiwa sebagai sahabat membuat anak mudah menerima nasihat, masukan, bimbingan dan arahan.

Demikianlah berbagai manfaat yang bisa didapatkan orang apabila berhasil menjadi sahabat bagi anak. Orang tua akan mendapatkan berbagai hal yang memudahkan mereka dalam mendidik, membimbing, mengarahkan dan membantu anak-anak menuju kehidupan yang sukses di dunia dan akhirat, Anak-anak yang memberikan keberkahan hidup bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.