HomeKesehatan6 Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan
avocado-1851422_1280

6 Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan

Kesehatan 0 11 likes 374 views share

Oleh : Giovani Rukmi*

Alpukat, merupakan buah tropis yang kaya akan protein, potassium dan asam lemak tidak jenuh. Karena kandungan lemak pada daging buahnya yang menyerupai minyak zaitun, alpukat sering dimanfaatkan dalam industri farmasi dan kosmetik. Ditambah lagi, beberapa komponen bioaktif yang terkandung di dalamnya telah diakui terbukti memberikan manfaat yang cukup signifikan bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat alpukat bagi kesehatan.

1. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Alpukat merupakan buah yang kaya akan komponen bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah fitosterol. Mengonsumsi makanan yang mengandung fitosterol secara rutin terbukti dapat mengurangi total kolesterol dan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Sebuah studi di Meksiko menunjukkan bahwa rata-rata responden yang rutin mengonsumsi alpukat setidaknya satu kali dalam seminggu, mengalami penurunan kadar kolesterol dalam darah hingga 17 %.

2. Menurunkan risiko jantung koroner dan penyakit metabolik

Alpukat memiliki kombinasi asam lemak yang terdiri dari 71% asam lemak tak jenuh rantai tunggal (MUFA), 13% asam lemak tak jenuh rantai ganda (PUFA), dan 16% asam lemak jenuh(SFA).Konsumsi makanan yang tinggi MUFA, danrendah SFA terbukti mengurangi risiko penyakit jantung. Disamping itu, Tingginya komposisi MUFA pada alpukat serta rendahnya kadar gula di dalamnya memiliki efek baik bagi pasien diabetes. Sehingga konsumsi buah alpukat secara rutin dapat digunakan sebagai opsi untuk mengontrol kadar glikemikpada pada pasien diabetes.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Alpukat juga diketahui memiliki efek terhadap beberapa penyakit yang berkaitan erat dengan sistem imun seperti HIV, kanker, dan penyakit infeksi. Hal ini dikarenakan kandungan Beta-sitosterol dalam alpukat dapat menekan efek karsinogenesis dengan cara meningkatkan proliferasi limfosit dan aktivitas killer cell sehingga sistem imun menjadi lebih kuat, dan serangan mikroorganisme pembawa penyakit menjadi nonaktif.

4. Mengurangi risiko preeklamsia pada ibu hamil

Alpukat memiliki kadar kalium yang lebih tinggi dibanding kebanyakan buah dan sayuran, yaitu sekitar 485 mg per 100 gramnya. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan kalium pada ibu hamil dalam sehari, sehingga dapat membantu menjaga atau menurunkan kadar natrium yang menjadi faktor penyebab terjadinya preeklamsi pada ibu hamil.

5. Meningkatkan fungsi kogitif pada bayi

Perkembangan kognitif pada bayi dipengaruhi oleh kadar plasma lutein. Secara alamiah, bayi memperoleh asupan lutein dalam karotenoid melalui Air Susu Ibu (ASI), akan tetapi konsentrasi karotenoid dalam ASI sendiri akan berkurang selama periode menyusui. Pada buah alpukat, kandungan Lutein dalam karotenoid jumlahnya sangat melimpah dan diserap dengan sangat baik dibanding dari sumber buah dan sayuran lain yang rendah kadar lemak baiknya. Sehingga alpukat dapat menjadi alternative makanan pendamping ASI yang tepat untuk mendukung perkembangan kognitifnya.

6. Membantu menurunkan berat badan

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas Beta-sitosterol juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi binge eating, atau kecenderungan makan dalam jumlah banyak dan frekuensi yang sering. Beta-sitosterol diketahui dapat mengurangi akumulasi lemak daerah perut. Sehingga cocok dikonsumsi untuk yang sedang menjalani diet penurunan berat badan. Tentunya dengan pengolahan yang tepat, tanpa penambahan susu ataupun gula.

Mengingat manfaatnya yang baik bagi kesehatan, membiasakan konsumsi secara rutin buah alpukat untuk seluruh anggota keluarga akan menjauhkan seluruh anggota keluarga dari bahaya berbagai macam penyakit, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dengan lebih baik.

*Penulis adalah  seorang Research Assistant, yang dapat dihubungi melalui email giovani.rukmi@gmail.com dan line @giovanirukmi