HomePernikahanAgar Pasangan Selalu Tergila-gila Kepada Anda
ilustrasi : www.pinterest.com

Agar Pasangan Selalu Tergila-gila Kepada Anda

Pernikahan 0 3 likes 3.9K views share

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

 

Masih ingat teorinya mas Robert J. Sternberg tentang Segitiga Cinta? Jangan dibalik menjadi cinta segitiga loh ya… karena sangat berbeda maknanya. Oke, coba saya ingatkan lagi sekilas ya…. Menurut mas Sternberg, cinta memiliki tiga komponen, yaitu intimacy, passion dan commitment. Komponen keintiman, gairah dan komitmen ini harus dijaga agar selalu bisa merasakan hadirnya cinta.

Nah, kali ini saya ingin bercerita tentang komponen passion.

Salah satu penjaga cinta dalam kehidupan berumah tangga adalah sikap antusias terhadap pasangan. Dalam bahasanya Sternberg disebut sebagai passion. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, antusias maknanya adalah bergairah dan bersemangat. Seseorang dikatakan antusias kepada orang lain, apabila ia bergairah, penuh minat, penuh semangat, terhadap orang lain tersebut. Seseorang tidak bisa dikatakan antusias, jika cuek, tidak menunjukkan memiliki minat, gairah serta semangat terhadap orang lain.

Antusias, Membuat Pasangan Yakin Anda Benar-benar Mencintainya

Anda tidak harus memiliki wajah yang super cantik dan bodi langsing untuk selalu dicintai suami. Anda tidak harus memiliki perut sixpack dan kumis tipis untuk selalu disayangi istri. Secantik apapun anda, jika anda menampakkan sikap cuek dan tidak antusias terhadap suami, maka kecantikan anda tidak memberikan makna pada suami anda. Sekedar bisa dibanggakan kepada teman-temannya, “Aku punya istri sangat cantik”, namun dirinya menderita karena merasa tidak dicintai oleh anda. Yang membuat suami anda bahagia bersama anda adalah sikap antusias yang anda tunjukkan dalam berinteraksi dengannya.

Seganteng dan semacho apapun diri anda, jika sikap anda sangat cuek dan tidak berhasrat kepada istri, maka ketampanan anda tidak memberikan ketenangan dan kebahagiaan pada istri anda. Mungkin istri anda akan sering membanggakan kepada teman-temannya, “Suamiku lelaki super ganteng”, namun dirinya tidak merasakan kebahagiaan dari kegantengan tersebut. Yang membuat istri anda bahagia bersama anda adalah sikap antusias yang anda tunjukkan dalam berinteraksi dengannya.

Antusias Melayani

Perhatikan dalam hal pelayanan dan bantuan kepada pasangan. Misalnya, istri memasak dan menyediakan sarapan pagi bagi suami. Yang membuat suami tergila-gila pada anda, bukan semata karena anda bersedia melayaninya. Bukan semata karena anda memasak sendiri dan menghidangkan sendiri masakan anda untuk suami. Namun yang membuat suami anda selalu tergila-gila kepada anda adalah karena anda tampak antusias dalam melakukannya.

Misalnya suami bekerja mencari nafkah dan memberikan kecukupan nafkah kepada istri. Yang membuat istri tergila-gila kepada anda, bukan semata karena anda bekerja dan memberikan nafkah rutin kepadanya. Bukan semata karena anda memberikan nafkah dalam jumlah yang cukup kepada dirinya. Istri anda akan semakin menyayangi anda ketika anda melakukan pekerjaan dan memberikan nafkah dengan penuh gairah dan hasrat. Anda berhasrat, bergairah, penuh semangat dalam menafkahinya. Jika anda menafkahi dengan setengah hati —apalagi seperempat hati— tidak bersemangat, tidak bergairah, maka istri andapun tidak bisa menangkap pesan cinta.

Antusias Memberi dan Menerima Hadiah

Anda pernah memberi hadiah kepada pasangan? Apa respon saat anda berikan hadiah kepadanya? Anda akan merasa sangat berbahagia ketika melihat respon pasangan yang sangat bergairah dalam menerima hadiah. Wajahnya cerah, matanya berbinar, penuh ekspresi kekaguman dan kegembiraan saat menerima hadiah. Anda merasa telah mampu membahagiakannya. Sebaliknya, anda akan merasa sedih ketika hadiah yang anda berikan justru dicampakkan. “Ngapain kamu membeli bunga kayak begini?”, padahal anda telah bersusah payah membelikan bunga untuk kejutan bagi pasangan anda.

Ketika memberikan hadiah pun, hendaknya anda menunjukkan sikap yang —bukan hanya tulus, namun dengan antusias. Tampak sikap yang bersemangat saat anda memberikan hadiah kepada pasangan. Ia akan merasakan kesungguhan anda dalam berusaha membahagiakannya. Jika anda memberi hadiah namun dengan sikap yang dingin dan kaku, tidak menampakkan antusias, pasangan anda tidak bisa menangkap pesan cinta di balik pemberian hadian tersebut.

Antusias Bercinta

Contoh lain adalah saat di ranjang. Yang membuat suami mengerti cinta anda, bukan hanya karena anda mau melayani berhubungan intim, namun karena anda antusias dalam melakukannya. Anda menampakkan gairah, semangat, minat dalam melakukannya. Anda menunjukkan aktif, bahkan agresif, saat melayani suami di ranjang. Ini yang membuat suami selalu tergila-gila kepada anda. Jika anda pasif dan dingin, suami anda tahu bahwa anda melakukan itu dengan terpaksa. Semata melakukan kewajiban. Seakan anda tidak membutuhkan sentuhan dari dirinya.

Kami sering mendapati pasangan suami istri yang konflik karena urusan ranjang. Seorang suami menuduh istrinya selingkuh, semata-mata karena setiap kali berhubungan seks sang istri tampak tidak bergairah. Lalu suami mengaitkan, ini pasti karena sang istri memiliki selingkuhan, sehingga lebih antusias kepada selingkuhan. Ada pula istri menuduh suaminya selingkuh, hanya karena sudah sangat jarang mengajak berhubungan intim. Sang istri menganggap suaminya tidak mau lagi berhubungan badan karena sudah punya selingkuhan, sehingga lebih antusias dengan selingkuhannya. Lihatlah, karena tidak memiliki sikap antusias, telah menimbulkan dugaan negatif dan tuduhan yang tidak benar.

Antusias Berkomunikasi

Demikian pula dalam berbincang dan berkomunikasi. Yang membuat istri anda bahagia bukan hanya karena anda mau mengobrol dengannya, namun karena anda tampak antusias saat berbincang dengannya. Jika anda diam saja tanpa merespon apapun saat istri berbicara kepada anda, jika anda membuang muka saat istri bercerita kepada anda, jika anda membaca majalah atau bermain gadget saat istri curhat kepada anda, maka istri anda akan sakit hati dengan sikap anda. Sikap antusias dalam menemaninya berbincang, inilah yang membuat istri semakin dalam cintanya kepada anda.

Kami juga sering menjumpai konflik suami istri yang dipicu oleh kegagalan berkomunikasi. Sang istri menuduh suaminya tidak lagi peduli dengan dirinya, sehingga ia merasa sakit hati. Tidak didengarkan, adalah musibah yang sangat besar bagi para istri. Maka ketika ia merasa tidak bisa curhat kepada suami, yang muncul adalah perasaan ditinggalkan, diabaikan, tidak dibutuhkan dan tidak diperhatikan. Saat berbicara kepada suami, yang dijumpai tidaklah seperti yang diharapkan. Suami diam saja, tidak menjawab, tidak merespon, tidak menatap mata sang istri. Sikap ini dirangkum dalam istilah : tidak antusias.

Antusias Menemani

Contoh lain saat anda makan malam bersama pasangan anda. Yang membuat pasangan anda merasa bahagia, bukan semata karena anda mau makan malam bersamanya. Bukan karena anda duduk manis di sampingnya menemani santap malam. Yang membuatnya bahagia dan berbunga-bunga adalah karena anda tampak antusias makan malam bersamanya. Anda bersemangat, bergairah, penuh hasrat dan minat saat makan malam bersama pasangan tercinta.

Demikian pula saat bepergian atau travelling. Suami akan merasa sangat berbahagia, ketika menyaksikan sang istri tampak antusias bepergian bersamanya. Istri akan merasa sangat happy, ketika melihat sang suami penuh antusias bepergian bersamanya. Betapa tidak nyaman hati, saat menemani bepergian namun tampak tidak menikmati, tidak antusias. Perjalanan panjang menjadi tidak menyenangkan karena tiadanya sikap antusias dari pasangan saat menemani.

Miliki Selalu Sikap Antusias

Nah, anda semakin mengetahui betapa penting sikap antusias untuk berbagai aktivitas bersama pasangan. Antusias adalah salah satu tanda kehadiran pikiran dan perasaan. Maka miliki sikap antusias terhadap pasangan, karena hal itu mudah dirasakan sebagai wujud cinta. Pasangan anda akan selalu tergila-gila kepada anda, karena sikap antusias yang anda tunjukkan kepadanya.

 

 

 

Pasarminggu 30 Januari 2018