HomeKesehatanAwas, Minuman Olahraga Berbahaya Untuk Anak!
Sports Drink

Awas, Minuman Olahraga Berbahaya Untuk Anak!

Kesehatan 0 0 likes 328 views share

Jika kita sering membeli minuman di minimarket, maka kita akan melihat banyak sekali jenis minuman isotonik yang sering diiklankan untuk minuman olahraga.

Secara umum ada tiga jenis minuman olahraga, yaitu:

1.Minuman Isotonik

Minuman ini lebih cepat mengganti cairan yang keluar dari tubuh karena mengandung karbohidrat dan elektrolit paling banyak daripada minuman olahraga lainnya. Konsentrasi gula dan garamnya juga seimbang dengan cairan di dalam tubuh sehingga cepat diserap oleh tubuh. Minuman jenis isotonik juga dapat mempertahankan tenaga sehingga cocok dikonsumsi oleh para atlit setelah berolahraga.

2.Minuman Hipotonik

Konsentrasi gula dan garam pada minuman hipotonik lebih rendah daripada Isotonik sehingga tidak cukup untuk mengganti cairan dalam tubuh yang keluar karena olahraga. Akan tetapi, minuman jenis ini tergolong aman untuk dikonsumsi orang dewasa sehari-hari. Manfaat lainnya adalah membantu kinerja ginjal dan usus dalam menyerap nutrisi.

3.Minuman Hipertonik

Dalam minuman hipertonik konsentrasi gula dan garam lebih tinggi dari cairan di dalam tubuh. Jenis minuman ini tidak disarankan untuk dikonsumsi ketika olahraga karena susah diserap oleh tubuh.

Minuman olahraga memang dianjurkan untuk para atlet atau olahragawan yang melakukan permainan olahraga berat. Banyaknya keringat yang keluar menyebabkan tubuh kekurangan cairan, sehingga harus ada penambahan cairan tubuh. Minuman olahraga di atas memiliki jumlah kandungan elektrolit, protein, mineral, vitamin, yang lebih beragam dari air mineral.

Akan tetapi, minuman olahraga di atas tidak baik untuk dikonsumsi anak-anak. Kenapa? Karena dalam minuman tersebut mengandung banyak bahan kimia yang tidak ramah dengan metabolisme tubuh anak-anak. Terkadang, sebuah minuman elektrolit mengandung kafein untuk menambah energi, yang tentunya tidak cocok untuk anak-anak.

Selain itu, kandungan tinggi fruktosa yang mayoritas terdapat dalam minuman eletrolit sangat lambat diserap ke dalam tubuh. Fruktosa atau sirup jagung tinggi  fruktosa dalam gula buatan ini berpotensi menyebabkan obesitas, kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

Konsumsi minuman elektrolit secara terus-menerus  tidak menjamin akan memenuhi kebutuhan gula  dalam darah. Justru jika dikonsumi setiap hari akan menambah berat badan dan berpotensi obesitas. Selain itu, minuman kemasan seperti ini tentunya mengandung bahan-bahan pengawet yang tidak cocok dikonsumsi oleh anak-anak.

Alangkah baiknya jika setelah berolahraga, bekali anak-anak dengan minuman yang memiliki kandungan gula alami seperti infuse water dari buah-buahan. Langkah pembuatannya pun sangat mudah dan murah. Anda hanya perlu mengiris-iris buah dan dimasukkan ke dalam botol berisi air mineral 400-500 ml. Diamkan semalaman dan air mineral dengan kandungan glukosa alami pun siap menemani aktivitas anak Anda.

Jangan gadaikan kesehatan anak dengan minuman kemasan yang tidak  sehat untuk metabolisme mereka.

 

sumber gambar : totum.ca