HomeKesehatanCegah Cedera pada Anak dengan Melakukan Hal Ini!
source : morobola.com

Cegah Cedera pada Anak dengan Melakukan Hal Ini!

Kesehatan 0 0 likes 256 views share

Anak usia sekolah, terutama laki-laki, mayoritas senang bermain permainan olahraga. Beragam permainan olahraga yang biasa dilakukan seperti; berenang, sepakbola, hockey, badminton, lari, dan lain-lain. Permainan fisik tentu saja memiliki resiko cedera fisik baik ringan ataupun berat jika tidak dilakukan secara benar. Namun sebagai orangtua, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Cedera saat berolahraga bisa dicegah dengan beberapa cara.

1. Menggunakan peralatan olahraga yang tepat
Hal ini cukup penting mengingat alat-alat olahraga yang digunakan akan berpengaruh terhadap kualitas olahraga itu sendiri. Jika bermain sepakbola pastikan sepatu yang digunakan pas di kaki, tidak kebesaran maupun kekecilan. Pemilihan sepatu juga memperhatikan teknologi peredam benturan dan bantalan pada sepatu itu sendiri, harus memiliki kualitas yang baik pula. Perhatikan juga jenis pakaian yang dipakai anak. Jangan memakaikan kaos gelap dan tebal saat cuaca sedang terik, karena hal ini bisa membuat anak menyerap panas lebih cepat. Begitu pula ketika cuaca sedang dingin, jangan memakaikan baju yang tipis agar anak tidak cepat kehilangan panas tubuh sehingga membahayakan kondisi anak.

2. Pastikan lokasi permainan aman
Selain peralatan, lokasi permainan juga penting untuk diperhatikan. Medan yang bergelombang akan meningkatkan resiko cedera, oleh karena itu sarankan anak untuk bermain olahraga di lapangan yang cenderung datar dan rata. Selain itu, lokasi di sekitar tempat olahraga juga harus aman. Apakah di tepi jalan raya, ataukah di antara rumah penduduk, atau di belakang pabrik, dan lain sebagainya.

3. Bawakan cukup air minum
Satu jam berolahraga akan menurunkan jumlah cairan tubuh sebanyak 2% dari berat tubuh. Olahraga yang diforsir terus-menerus tanpa adanya asupan cairan akan membuat otot keram dan juga dehidrasi. Hal ini tentu berbahaya bagi kondisi kesehatan anak. Oleh karena itu, bekali anak dengan air mineral yang cukup.

4. Pemanasan dan peregangan
Ajari anak untuk melakukan pemanasan sebelum melakukan permainan olahraga. Pemanasan dilakukan agar otot bisa lebih efektif untuk menyerap oksigen, sehingga dapat mencegah terjadinya kelelahan pada otot. Pemanasan biasa dilakukan selama 10-15 menit sebelum melakukan permainan olahraga utama. Sedangkan peregangan setelah olahraga dilakukan untuk mencegah otot terlalu kaku dan cedera.

5. Ukur kekuatan anak
Setiap anak memiliki kemampuan dan kekuatan yang berbeda. Ada anak yang sangat aktif dan tidak mudah lelah, ada pula yang cepat lelah. Orangtua lebih mengetahui kemampuan anak daripada anak-anak itu sendiri, sehingga Anda bisa memberikan suggest kepada anak seberapa lama dia boleh bermain dan jenis permainan apa yang boleh dilakukan. Berikan pengertian tentang batas kemampuan fisik setiap orang yang berbeda.