HomePernikahanJangan Pelit Memberi Hadiah Pada Pasangan Untuk Mengikat Cintanya
0a06552a9afa6f542641b07530b3afd4

Jangan Pelit Memberi Hadiah Pada Pasangan Untuk Mengikat Cintanya

Pernikahan 0 2 likes 1K views share

Oleh : Ummu Rochimah

 

Bagaimana perasaan kita ketika bangun dari tidur di pagi hari, lalu menemukan bingkisan kecil di sisi kita? Pasti terkejut dan merasa sangat senang bukan? Terlebih bila hadiah itu dari seseorang yang sangat dicintai.

Siapa sih orang yang tidak senang ketika menerima sebuah hadiah. Rasanya setiap orang pasti senang dengan yang namanya hadiah, buktinya dalam setiap acara-acara, selalu ada yang namanya door prize berupa hadiah-hadiah, dan biasanya selalu ditunggu-tunggu pembagiannya. Hadiah adalah suatu pemberian dari atau kepada seseorang yang tujuannya adalah untuk menyenangkan dan mendekatkan hati orang yang diberi hadiah.

Maka, Islam pun menganjurkan kepada umatnya untuk saling memberikan hadiah satu sama lain. Sebagaimana hadits Nabi Muhammad s.a.w, “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

Hadits tersebut di atas menunjukkan bahwa pemberian hadiah akan menarik rasa cinta di antara sesama manusia, karena tabiat jiwa memang senang terhadap orang yang berbuat baik kepadanya. Inilah sebab disyariatkannya memberi hadiah. Dengannya akan terwujud kebaikan dan kedekatan. Sementara agama Islam adalah agama yang mementingkan kedekatan hati dan rasa cinta.

Anjuran agar saling mendekatkan hati, saling bersaudara dan mencintai di antara sesama kaum muslimin merupakan salah satu sisi keindahan Islam. Islam mensyariatkan sarana yang dapat menyebabkan keakraban, mendamaikan dan menghilangkan kabut hati. Di antara sarana itu adalah saling memberikan hadiah di antara sesama muslim.

Hadiah dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan maaf. Ia mampu menghilangkan kabut hati, memadamkan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.

 

Saling Memberi Hadiah Antara Suami dan Istri

Bila saling memberi hadiah dapat membawa pengaruh positif yang begitu besar kepada sesama muslim, apalagi bila kebiasaan ini dilakukan oleh pasangan suami istri. Dua orang yang saling berikrar untuk menjalani kehidupan bersama-sama. Saling menautkan hati satu sama lain. Saling berjanji untuk mencintai dan mengasihi sepanjang kehidupan mereka. Maka kebiasaan ini dapat menjadi salah satu cara agar keduanya dapat tetap berada dalam cinta dan kasih sayang.

Tidak dapat dipungkiri bahwa menjalani kehidupan berumah tangga akan menyita banyak waktu dan  perhatian. Terlebih bagi pasangan yang telah melewati usia pernikahan yang sudah cukup lama. Sehingga perhatian terhadap pasangan menjadi sangat berkurang. Perhatian yang kurang kepada pasangan akhirnya dapat mengurangi atau menghilangkan rasa kedekatan antara suami dan istri

Saat diawal sebuah pernikahan, ketika dalam rumah masih hanya berdua saja, perhatian masing-masing terhadap pasangan tentu masih sangat besar. Namun saat anggota keluarga mulai bertambah, kesibukan pekerjaan suami atau istri semakin banyak, maka secara perlahan perhatian masing-masing terhadap pasangannya akan semakin berkurang, bahkan tidak tertutup kemungkinan akan hilang sama sekali.

Kondisi ini tentu bukanlah sebuah keadaan yang baik bagi kehidupan suami istri. Banyak dampak negatif yang muncul disebabkan karena kurangnya perhatian terhadap pasangan. Tentu ini tidak diharapkan dalam sebuah rumah tangga.

Karena itu keduanya harus senantiasa memperbaharui perhatian kepada pasangan, salah satu caranya adalah dengan memberikan hadiah satu sama lain. Hadiah dari suami atau istri kepada pasangan hidupnya, akan memberikan pengaruh yang sangat mengagumkan, ia dapat menambah kedekatan hati di antara keduanya, memperbaharui ruh kehidupan rumah tangganya atau menghilangkan perselisihan keduanya yang mungkin terjadi sebelumnya.

Seorang istri akan sangat mudah tersentuh hatinya saat diberi hadiah oleh suaminya dan membuatnya menjadi lebih cinta dan sayang kepada suaminya, demikian pula sebaliknya. Bahkan bila ingin, isteri boleh memberikan sebagian maharnya kepada sang suami asalkan secara sukarela. Allah s.wt. berfirman, “Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.”(QS. An-Nisa : 4)

 

Kejutan-kejutan Kecil

Memberi hadiah kepada pasangan hidup dapat dilakukan kapan saja tidak perlu menunggu waktu khusus, walaupun boleh juga bila dilakukan pada momen-momen tertentu, misalnya ketika hari kelahiran atau hari pernikahan mereka, dan lain-lain.

Hadiah kepada pasanganpun tidak harus berupa benda yang mahal, seperti mobil, rumah, berlian atau emas. Walau pun tidak dilarang juga memberikan hadiah tersebut kepada pasangan, karena dipastikan hadiah-hadiah tersebut bagi beberapa pasangan akan sangat membahagiakan. Hadiah-hadiah kecil namun mempunyai arti tersendiri bagi pasangan dapat menjadi sesuatu yang terus diingat oleh pasangan sebagai bentuk perhatian. Semakin sering memberi hadiah kepada pasangan akan semakin banyak kenangan yang dapat disimpan sebagai kenangan indah.

Bahkan terkadang memberikan hadiah kecil berupa sesuatu yang  berkaitan dengan hobi atau kesenangan pasangan tanpa diminta pun dapat menjadi hadiah yang mengejutkan bagi pasangannya. Misalnya, seorang istri memberikan suatu hadiah seperangkat alat mekanik karena suaminya seorang yang senang mengutak-atik mesin mobil. Tentu hal ini akan menyenangkan hati seorang suami. Ia akan merasa menjadi seseorang yang diterima apa adanya, merasa sebagai sosok yang dicintai oleh istrinya.

Atau demikian pula sebaliknya, misal seorang istri yang hobi berkebun, tiba-tiba menerima hadiah dari suami sebungkus benih tanaman, tentu hal ini akan membuat hatinya berbunga-bunga walau benih tanaman yang diberikan oleh suami bukan benih tanaman bunga.

Memberikan kejutan kecil berupa hadiah yang tidak disangka-sangka kepada pasangan akan memberikan dampak yang luar biasa pada perasaan keduanya. Tidak perlu menunggu menjadi seorang yang romantis untuk bisa memberikan hadiah kepada pasangan. Lakukan saja, jangan berpikir bahwa itu sesuatu yang berlebihan. Karena dampak nya akan terus dirasakan hingga kemudian hari.

 

Setiabudi, 15 September 2017