HomePernikahanKetika Suamiku Berselingkuh
Ilustrasi: pixabay.com

Ketika Suamiku Berselingkuh

Pernikahan 0 1 likes 578 views share

Oleh: Tanti Suryawantie*

Jika melihat fenomena konflik dalam rumah tangga saat ini, banyak pasangan yang menjadikan kasus perselingkuhan sebagai pelampiasan dari ketidakpuasan terhadap pasangannya baik itu ketidakpuasan dari segi finansial ataupun ketidakpuasan dari segi pelayanan antar pasangan. Selain itu, ada juga yang melakukan perselingkuhan karena iseng atau mengikuti perkembangan zaman supaya dikatakan kekinian. Pelaku selingkuh pun tidak berbatas gender. Suami atau istri punya potensi yang sama untuk berselingkuh. Kali ini, pembahasan kita akan diambil sudut pandang ketika sang istri yang menjadi korban perselingkuhan dan suami sebagai pelaku perselingkuhan.

Berikut beberapa tips untuk menghadapi suami yang berselingkuh yang diambil dari berbagai pengalaman para istri:

  1. Tenang, sabar, jangan terpancing emosi dan cemburu
    “Kenapa harus bersabar? Kenapa tidak langsung labrak saja!” Hal ini yang pasti terbesit dalam hati para istri ketika mengetahui suaminya berselingkuh. Marah, dan terus bertanya, “Kurang saya apa?” Sabar adalah sikap yang sangat diperlukan ketika menghadapi masalah hati ini. Mulai dengan cara menenangkan diri: tarik nafas dalam, pejamkan mata dan katakan dalam hati, “Saya kuat, Allah Maha Tahu dengan semuanya, Allah sebaik-baik penolong”. Kita dapat juga melakukan tindakan lain misalnya berzikir, salat atau tilawah. Memiliki sikap sabar memang tidak mudah. Perlu jam terbang tinggi, dan harus senantiasa dilatih. Namun begitu, Allah berjanji dalam Q.S. Al-Baqorah ayat 153 “Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar.” Walau sulit, namun Allah selalu bersama kita.
  1. Kaji dan analisis penyebab perselingkuhan
    Setelah bersabar dan bisa mengendalikan emosi, maka kaji dan analisis kemungkinan-kemungkinan apa saja yang menjadikan suami berselingkuh. Apakah ini karena ada kesalahan istri sehingga suami berselingkuh? Seorang istri harus bisa mengingat kembali apa yang sudah dilakukan, baca kembali mengenai kewajiban dan hak suami dan kewajiban dan hak istri dalam rumah tangga. Dengan melakukan hal ini, maka akan membuat kita semakin mudah untuk mengintrospeksi diri dan bisa mengukur kemampuan yang ada dalam diri.
  1. Cari tahu kebenarannya
    Jika sudah mengkaji penyebabnya, maka cari tahu kebenaranya. Seorang istri ditakdirkan oleh Allah memiliki sifat naluri yang peka. Tak jarang, ia dapat merasakan dan paham ketika suaminya menunjukkan gelagak selingkuh. Mungkin benar istilah yang menyebutkan bahwa suami istri itu adalah belahan jiwa. Artinya, satu jiwa meskipun berbeda raga. Ketika ada salah satu jiwa yang melakukan perbuatan terlarang maka belahannya akan merasakannya. Radar dan sinyal untuk menangkap keganjilan urusan rumah tangga bisa  dirasakan oleh sang istri.
  1. Konfirmasi dengan Suami
    Hal ini yang paling susah karena kita tidak bisa menuduh tanpa bukti. Konfirmasi dilakukan dengan seni misalnya, ajak suami pergi berdua untuk sekedar makan malam,, atau buatkan makanan kesukaannya. Berbaik-baiklah sama suami. Ketika suami dalam keadaan nyaman, tenang baru kita masuk pada inti permasalahan. Tanyakan dan konfirmasi dengan cara yang baik. Sebagai seorang istri, pastilah kita sudah paham bagaimana sifat dan karakter suami sehingga bisa melakukan konfirmasi dengan gaya yang tepat ketika berkomunikasi dengan suami.
  1. Berdiskusi dengan suami untuk solusi permasalahan bersama
    Ketika sudah masuk dalam tahapan ini maka tinggal pilihan Anda sebagai istri korban perselingkuhan. Anda akan mundur atau akan memaafkan perbuatan selingkuh tersebut dan saling introspeksi satu sama lain. Setiap perbuatan pasti ada alasannya, tetap bersikap tenang dan sabar ketika dalam tahapan ini. Berpikir positif terhadap segala keadaaan yang sudah terjadi. Hidup tidak pernah lepas dari permasalahan begitu pun dalam rumah tangga. Ujian rumah tangga itu seperti ujian yang tidak ada batas. Ketika selesai satu masalah maka akan disusul dengan permasalahan yang lain dalam bentuk yang bermacam-macam. Ujian tersebut adalah bentuk ujian iman dan takwa kepada Allah swt. Jangan pernah menyalahkan ketentuan dari Allah swt. Allah pasti sudah mengatur semua itu dengan sempurna dan ada hikmah dibalik semua itu, tinggal bagaimana manusia tersebut bisa memahami dan memaknai qadarullah tersebut. Allah berfirman dalam Q.S. Al-Imran ayat 186 “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga)  kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa maka sesungguhnya  yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.”
  1. Ikhlas, berdoa dan meminta pertolongan Allah
    Semua tahapan sudah dilakukan. Maka selanjutnya adalah bersikap ikhlas, berdoa dan meminta pertolongan Allah swt. Apa pun solusinya, kita harus siap dengan segala konsekuensinya.

Demikian beberapa tips menghadapi suami yang berselingkuh. Setiap permasalahan keluarga, pada akhirnya akan mendatangkan hikmah jika mereka menyadarinya. Tidak ada permasalahan tanpa solusi, dibalik kesulitan ada kemudahan seperti firman Allah swt. dalam Q.S. Al-Insyiraah ayat 5 yang artinya “Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.” Semoga kita dapat mengambil hikmah. Wallahua’lam

*Penulis adalah peserta Wonderful Writing Class yang diampu oleh Ust. Cahyadi Takariawan dan tim.