HomePernikahanLangkah Move On Dari Mantan
www.pinterest.com

Langkah Move On Dari Mantan

Pernikahan 0 0 likes 547 views share

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

Sebelum membahas langkah move on, saya ingin memberikan dua contoh kejadian berikut. Sangat banyak kejadian serupa, namun saya cukupkan dengan dua kejadian berikut.

Kejadian 1

Seorang gadis memendam perasaan cinta kepada seorang lelaki semenjak ia masih sekolah di bangku SMP. Perasaan itu semakin kuat setelah ia sekolah SMA, dan tetap terjaga saat ia sudah lulus SMA dan bekerja sebagai staf sekretariat di sebuah perusahaan. Bertahun-tahun ia memendam rasa cinta, namun ia tidak pernah menyatakannya. Setelah sekian lama berada dalam penantian yang sangat sunyi, ternyata lelaki tersebut menikah dengan perempuan lain.

Hancurlah hati gadis ini berkeping-keping. Dunia rasanya sudah kiamat. Ia merasa tidak kuat meneruskan hidup lagi.

Kejadian 2

Seorang istri tengah mengalami masa-masa konflik yang hebat dengan suami. Suasana tidak nyaman melingkupi kehidupan rumah tangga selama dua tahun terakhir ini. Mereka menikah delapan tahun yang lalu dan sudah dikaruniai dua putri yang mungil dan lucu. Di saat keluarga tengah dilanda badai yang besar, hadirlah seorang lelaki yang pernah mengisi hatinya semasa kuliah, sepuluh tahun yang lalu. Mereka mulai membangun komunikasi melalui chatting, bertukar cerita, bertukar foto, curhat, dan akhirnya terajut kembali perasaan lama di antara mereka.

Semakin lama perasaan mereka terikat semakin kuat. Lelaki itu, juga sudah memiliki istri dan anak-anak. Namun mereka berdua telah berada dalam situasi dimabuk asmara. Kembali jatuh cinta, mengulang kejadian sepuluh tahun yang lalu. Bedanya, sekarang masing-masing sudah memiliki pasangan resmi dan memiliki anak-anak.

Apa yang harus mereka lakukan? Jawabannya adalah : move on. Pada kejadian pertama, gadis tersebut harus segera menempuh langkah move on, karena lelaki pujaannya telah menikah dengan perempuan lain. Ia harus menerima realitas itu, karena selama ini toh ia juga hanya memendam perasaan tanpa pernah menyatakan kepada yang bersangkutan. Segera move on, dan buka hati untuk orang lain.

Pada kejadian kedua, si istri harus segera keluar dari perselingkuhan hati dengan sang mantan yang juga sudah punya istri. Jika hubungan itu mereka teruskan, akan bisa merusak dua keluarga yang sudah sama-sama memiliki anak. Segera tempuh langkah move on, dan kembali kepada keluarga masing-masing. Sebelum semuanya semakin terlambat dan menimbulkan dampak yang buruk bagi banyak pihak.

Langkah-langkah Move On dari Mantan

Saya membagi langkah move menjadi dua bagian. Bagian pertama, sepuluh langkah move on bagi yang kamu masih lajang. Bagian kedua, tambahan dua langkah move on bagi yang sudah menikah.

Bagian Pertama, Sepuluh Langkah Move On Bagi yang Kamu Masih Lajang

Berikut adalah sepuluh langkah move dari si dia yang meninggalkan kamu, atau si dia yang harus kamu tinggalkan.

  1. Bersihkan diri dengan dzikir, istighfar dan taubat

Kenangan akan si dia mengganggu dirimu. Mengotori jiwamu. Maka bersihkan jiwamu dengan memperbanyak dzikrullah, istighfar dan taubat. Lakukan berulang-ulang untuk membersihkan berbagai kotoran ruhani yang bersarang dalam jiwamu.

  1. Ambil hikmah untuk kebaikan diri

Semua kejadian dalam hidup, selalu ada hikmah di baliknya, untuk kebaikan diri kita di masa sekarang dan yang akan datang. Termasuk kejadian berupa kehadiran si dia dalam hidupmu.

  1. Berhentilah mengintip kehidupannya

Kadang ada keinginan kuat dan rasa penasaran untuk mengetahui kondisi kehidupan mantan melalui akun media sosialnya. Apapun alasannya, jangan pernah turuti rasa penasaran dan keinginan itu. Jika kamu turuti, semua akan bisa bermula kembali.

  1. Hindari semua titik komunikasi dan interaksi dengannya

Semua ini demi kebaikan kamu dan mantan kamu. Hindari semua bentuk komunikasi dan interaksi dengan mantan. Dalam bentuk apapun.

  1. Segera hapus semua kenangan digital maupun kenangan fisik

Segera hapus semua kenangan yang masih kamu simpan. Baik berupa foto, video, suara, rekaman chatting, tulisan, lukisan, atau kenangan berupa hadiah, barang-barang, atau semua bentuk kenangan lainnya. Kamu tidak memerlukan itu semua. Hapus dan buang sekarang juga.

  1. Hilangkan persepsi “cinta tak harus memiliki”

Tidak mungkin kamu memisahkan hati dan badan. Cinta harus memiliki. Maka jika tidak bisa memiliki, kubur semua kenangan dan harapan tentang dia.

  1. Sibukkan dirimu dalam aktivitas positif bersama orang-orang salih

Jangan ada waktu kosong sehingga pikiran leluasa untuk melamun. Lakukan berbagai hal positif. Ada sangat banyak hal positif menunggu kehadiranmu. Ini akan membuat semua waktu kamu efektif dalam kebaikan. Ini juga yang menyibukkan otak kamu sehingga tidak sempat berpikir tentang si dia.

  1. Berikan makna baru atas apa yang sudah terlanjur terjadi

Jangan menghabiskan waktu untuk menyesali apa yang sudah terlanjur terjadi dan apa yang harus hilang. Berikan makna baru yang positif atas kejadian yang kamu alami, atas perasaan kehilangan yang kamu miliki.

  1. Fokus menata masa depan

Kehidupanmu masih panjang membentang di hadapan, fokuslah untuk menata hal terbaik. Sambut hari-hari barumu dengan penuh kesadaran dan kedewasaan. Kamu baru saja mendapat pendewasaan.

  1. Terima, relakan dan lepaskan

Terima semua kondisi itu. Terima keputusan terbaik yang harus kamu buat untuk meninggalkan si dia yang tidak bisa bersama kamu. Maafkan dia, maafkan pula diri kamu sendiri.

Relakan ia pergi darimu, dan relakan kamu pergi darinya. Lepaskan semuanya, kembalikan kepada Allah. Semua sudah menjadi ketentuan agung dariNya.

Tambahan Dua Langkah Move On Bagi Yang Sudah Menikah

Selain melakukan sepuluh langkah di atas, bagi kamu yang sudah menikah hendaknya menambah lagi dengan dua langkah berikut ini:

  1. Jangan Pernah Bandingkan Mantan dengan Pasangan

Pada saat merasakan ketidaknyamanan hubungan dengan pasangan, jangan pernah membandingkan mantan dengan pasangan. Buanglah mantan pada tempatnya dan jangan dipungut lagi.

  1. Carilah Kebahagiaan Bersama Pasangan

Karena kamu sudah menikah, carilah kebahagiaan bersama pasangan. Carilah kesenangan dan keasyikan yang halal bersama pasangan. Jangan berharap kebahagiaan dan kesenangan dari orang lain yang tidak halal.