HomeRuang KeluargaLima Dimensi Kehadiran Anda dalam Rumah Tangga
source: pilihbajumuslim.net

Lima Dimensi Kehadiran Anda dalam Rumah Tangga

Ruang Keluarga 0 0 likes 402 views share

Seorang suami mengeluhkan istrinya yang sibuk bermain gadgetnya baik ketika sedang berdua, menemani makan, atau sedang mengobrol. Padahal suami juga membutuhkan perhatiannya. Begitu pula sebaliknya, ada seorang istri yang mengeluhkan kesibukan suaminya yang nyaris tidak memiliki waktu untuk dirinya dan keluarga. Pulang larut, masih mengerjakan sisa-sisa pekerjaan kantor, lalu tidur. Lalu pagi-pagi sudah berangkat ke kantor lagi.

Sahabat, contoh keluhan di atas adalah sebuah refleksi, bahwa suami dan istri dituntut untuk hadir seutuhnya dalam kehidupan rumah tangga. Rumah adalah dimana seorang suami atau istri berkewajiban untuk hadir dalam setiap episode dan ruangnya. Kehadiran yang dimaksud adalah apabila suami atau istri menghadirkan diri secara fisik, bisa diajak berbicara dan berkomunikasi, mengerti dan memahami pembicaraan yang terjadi. Hal ini merupakan kewajiban. Suami istri harus hadir secara untuh sehingga suasana rumah tangga terwujud sempurna.

Ada lima dimensi kehadiran suami/istri dalam rumah tangga

1. Kehadiran hati dan perasaan

Sebuah keluarga hendaknya ada kehadiran penuh dari suami dan istri, hati dan perasaan harus secara penuh hadir dalam keluarga. Jangan sampai pernikahan hanya secara fisik namun hatinya tertambat dan terbawa oleh mantan (bagi yang punya mantan). Buang segala perasaan kepada orang lain yang bukan suami atau istri, karena posisi anda sekarang sudah resmi hidup berumah tangga, bukan lagi seorang jomblo. Berikan perasaan cinta hanya kepada pasangan saja. Dengan cara seperti ini, kehadiran anda akan sangat berarti bagi pasangan. Walau di rumah tidak lama, hanya sebentar saja, namun penuh luapan hati dan perasaan. Penuh ekspresi cinta, sehingga sangat terasakan keberadaan di dalam keluarga.

2. Kehadiran pikiran

Sahabat, usahakan jika sedang bersama keluarga, alihkan pikiran dari dunia luar dan gadget. Kondisi rumah akan kurang nyaman apabila suami sibuk berkomunikasi dengan teman-temannya dengan gadget dan begitu pula istri yang asyik bercanda dengan teman-teman arisannya melalui gadget, dikala sedang bersama. Hadirkan dan curahkan pikiran terbaik anda untuk membangun keharmonisan rumah tangga. Dengan cara seperti ini, kehadiran anda benar-benar terasakan kemanfaatan dan pengaruhnya dalam keluarga.

3. Kehadiran fisik

Kehadiran orangnya secara fisik tentu sangat diperlukan. Walaupun bilang cinta dan sayang sehari seribu kali tetapi tidak pernah hadir fisiknya, sama saja dengan dusta. Maka suami dan istri idealnya tinggal bersama di rumah yang sama, di kamar yang sama, di ranjang nyang sama, dalam selimut yang sama. Ini menandakan benar-benar hadir secara fisik, yang dirasakan oleh pasangan.

4. Kehadiran doa

Doa Suami dan istri harus saling menghadirkan doa untuk diri, pasangan dan keluarga. Saling mendoakan pasangan akan membuat suami dan istri terus terhubung secara ruhaniyah. Walaupun terpisah secara fisik, karena sedang bekerja atau sedang berkegiatan di tempat yang berjauhan, namun kehadiran doa sudah menjadi bagian yang penting untuk membuat mereka selalu terhubung satu dengan yang lainnya secara spiritual. Dalam setiap kesempatan, doakan untuk kebaikan dan keterjagaan pasangan. Titipkan pasangan anda kepada Allah, agar ia selalu dijaga kebaikannya oleh Allah.

5. Kehadiran materi

Materi bukan segalanya, namun ia merupakan sarana penunjang munculnya kebahagiaan berumah tangga. Maka ada sisi-sisi material yang harus dihadirkan untuk menggenapkan kebahagiaan keluarga. Jika suami dan istri pelit, tidak mau berkorban secara materi untuk membahagiakan pasangan, akan bisa mengurangi makna empat dimensi kehadiran yang sebelumnya. Berbeda kalau memang tidak mampu atau sedang tidak memiliki kecukupan materi. Semua harus disesuaikan dengan kemampuan, situasi dan kondisi.