HomeRuang KeluargaMedsos dan Tidur Nyenyak
ilustrasi : www.pinterest.com

Medsos dan Tidur Nyenyak

Ruang Keluarga 0 0 likes 437 views share

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Media sosial (medsos) telah menjadi bagian yang menyatu dalam kehidupan masyarakat modern, terlebih kalangan anak-anak muda. Sebagian besar remaja adalah pemakai aneka fitur media sosial, dengan segala kepentingan penggunaannya. Dampaknya sangat banyak, baik yang positif maupun yang negatif.

Di antara dampak negatif ketika remaja kecanduan medsos adalah kesulitan tidur. Ternyata medsos telah merusak ritme dan kenyenyakan tidur, sebagaimana ditunjukkan dalam sebuah riset di Inggris. Para periset di Cardiff, Inggris mengungkapkan bahwa 23 % dari remaja berusia antara 12 hingga 15 tahun menyatakan mereka hampir selalu terjaga di malam hari hanya untuk mengakses media sosial.

Profesor Paul Gringras, seorang pakar tidur dan konsultan neurodisabilitas di Evelina London Children’s Hospital, menyatakan bahwa studi menemukan, kekurangan tidur 45 menit saja dalam satu malam setiap pekan akan mengganggu konsentrasi, suasana hati, dan produktivitas. Apabila gangguan ini berlangsung dalam jangka waktu lama, akan berakibat pada masalah yang lebih serius. Selain itu, stres karena mengakses media sosial di malam hari meningkatkan kadar hormon kortisol dan adrenalin dalam tubuh yang membuat seseorang tetap terjaga.

Kurang tidur juga meningkatkan kadar ghrelin di dalam tubuh, yakni hormon yang menstimulasi rasa lapar. Hormon ini meningkatkan nafsu makan, sehingga anak akan makan lebih banyak. Kurang tidur juga akan menyebabkan timbulnya beragam gangguan kesehatan, seperti kenaikan berat badan, demensia, halusinasi, hingga kematian dini. Selain itu, cahaya biru dari layar ponsel juga akan merusak jam alami tubuh, sehingga remaja akan tetap terjaga meski sudah menonaktifkan ponsel.

Kadang anak tetap membawa gadget ke tempat tidur dengan alasan untuk menjadi alarm yang membangunkan mereka di pagi hari. Paul Gringras menyarankan orang tua agar membeli sebuah jam beker yang sederhana untuk anak guna menggantikan ponsel di malam hari, sehingga anak tidak perlu mengaktifkan alarm di ponsel untuk membantu mereka bangun pagi. Namun, orangtua juga harus memberikan contoh pada anak dengan tidak mengakses ponsel dan media sosial di malam hari.

Bijak Bermedsos, Agar Tetap Tidur Nyenyak

Bukan hanya soal gangguan tidur, medsos juga telah menimbulkan sejumlah persoalan dalam kehidupan manusia modern. Banyak anak remaja kehilangan kemampuan bergaul dan bersosialisasi secara langsung, karena lebih asyik menyendiri dengan gadget dan medsos mereka. Banyak dijumpai anak-anak remaja yang selaluingin mendapat pujian (likers) karena pengaruh perilaku di medsos. Bahkan ternyata medsos merusak kaidah bahasa yang baik dan benar, sehingga pelajaran tata bahasa menjadi terabaikan. Ditambah lagi dengan bullying dan aneka kejahatan virtual melalui medsos yang mengancam anak-anak kita.

Tentu tidak dilarang menggunakan media sosial, jika memang untuk kepentingan yang positif. Namun mengingat banyaknya bahaya yang mengancam remaja —bahkan orang tua— apabila mengalami kecanduan gadget, sudah sepatutnya orang tua bisa mendampingi terutama anak-anak yang masih belum dewasa untuk bisa bijak dalam menggunakan medsos. Hendaknya pemakaian dalam batas yang wajar dan jangan sampai ke level kecanduan.

Berikut beberapa saran untuk mencegah timbulnya kecanduan medsos, baik pada anak-anak, remaja maupun orang tua.

  1. Miliki tujuan yang jelas dalam menggunakan medsos

Menggunakan medsos hendaknya disertai tujuan yang jelas, bukan hanya karena trend dan ikut-ikutan. Apalagi jika tidak disertai pengetahuan yang memadai dari sifat-sifat medsos, akan berdampak menggunakan secara tidak tepat. Medsos bukanlah sarana komunikasi dan sosialisasi yang utama, karena manusia harus saling bertemu dan berinteraksi satu dengan yang lainnya secara langsung. Jangan sampai medsos menggantikan semua kebutuhan komunikasi antar manusia.

  1. Gunakan medsos hanya untuk kepentingan positif

Ada sangat banyak menu yang bisa diakses lewat medsos, maka hendaknya semua orang yang menggunakan medsos sudah bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mampu membedakan yang baik dan yang buruk, yang boleh dan yang tidak boleh. Artinya, medsos hanya layak digunakan oleh orang yang sudah dewasa, sudah aqil dan baligh serta mumayyiz. Karena anak-anak belum bisa membedakan baik dan buruk, maka mereka belum layak berinteraksi dengan medsos.

  1. Miliki aturan waktu dalam menggunakan medsos

Bukan hanya pada anak-anak, pada remaja dan orang tua sekalipun, harus memiliki batasan waktu pemakaian medsos. Jangan sampai hidup kita berganti di dunia maya, seakan kita tidak sedang berada di planet bumi. Maka semua orang harus bisa menerapkan aturan waktu bagi dirinya sendiri dalam mengakses medsos. Misalnya, untuk pelajar yang sekolah fullday school, hanya bisa mengakses medsos semenjak pulang sekolah hingga menjelang maghrib. Setelah maghrib harus sudah selesai dariseluruh aktivitas medsos. Saat libur bisa membatasi diri dua jam saja sehari dalam menggunakan medsos.

  1. Utamakan aktivitas positif yang langsung

Hendaknya kita mengutamakan berbagai macam kegiatan positif yang sifatnya langsung. Misalnya, olah raga betulan, di lapangan sepakbola, atau di arena olah raga yang nyata. Bukan olah raga di medsos. Mengikuti pengajian dan mendapat tausiyah dari ustadz dengan datang di masjid atau majelis taklim secara langsung, bukan mengikuti live streaming atau mengikuti kajian melalui youtube. Ini semua akan mengurangi jam pemakaian gadget secara umum, dan juga sekaligus mengurangi pemakaian medsos.

  1. Miliki lingkungan pergaulan yang positif

Semua manusia akan sehat secara mental dan sosial, apabila memiliki lingkungan pergaulan orang-orang salih. Kita butuh berteman dan bersahabat dengan orang-orang salih dan salihah dalam kehidupan nyata mereka. Bukan semata-mata memiliki jutaan teman tapi di dunia maya semuanya. Keasyikan bergaul dengan lingkungan yang psoitif, akan membuat berkurangnya waktu serta kesempatan untuk duduk diam menyendiri bersama medsos. Waktu lebih banyak teralokasikan untuk hal-hal positif, berbuat untuk membantu sesama, berbagi dengan mereka yang sangat memerlukan bantuan.

Demikianlah beberapa saran untuk menggunakan medsos secara bijak. Ambil yang baik dan positif saja dari medsos, buang semua yang jelek dan negatif. Agar anda tetap bisa tidur nyenyak walau bermedsos.

 

Sumber:

http://www.bbc.com/news/health-34744859

https://medium.com/@jimlearnjourney/teenagers-modern-day-addiction-266605f8a21b