HomePernikahanMemahami Bahasa Cinta Pasangan Kita
kees-nelis-tulips-with-plush-i-love-you-heart-picjumbo-com

Memahami Bahasa Cinta Pasangan Kita

Pernikahan 0 0 likes 1.5K views share

Setiap manusia memiliki tangki cinta yang perlu diisi. Tangki cinta ini adalah sebuah tangki virtual, yang berisi hasrat untuk mencintai dan dicintai. Apabila tangki cinta diisi dengan bahan yang tepat dan penuh oleh pasangan, maka orang itu akan merasa menjadi manusia paling bahagia di dunia. Ia merasa beruntung memiliki pasangan yang sangat mencintai dirinya sepenuh jiwa. Sebaliknya, apabila tangki itu kosong tanpa isi, menyebabkan seseorang hidup dalam kekosongan cinta, merasa hampa walaupun sudah berkeluarga dan memiliki pasangan yang mencintai dirinya.

Mengapa tangki cinta bisa kosong sehingga seseorang merasa tidak dicintai oleh pasangan? Sebab pertama karena pasangan memang tidak mencintainya, atau tidak pernah mengekspresikan cinta kepadanya. Tidak pernah mengisi tanki itu dengan cinta. Sebab kedua, karena pasangan mengekspresikan cinta dengan bahan yang tidak sesuai dengan tipe tangki. Walaupun pasangan sudah mengisi tangki, namun dengan bahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Rupa-rupanya, tangki cinta harus diisi dengan bahan yang tepat sesuai dengan tipenya.

Tiap tangki itu memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda. Tidak sama antara satu orang dengan orang lainnya. Setiap bahasa cinta, memiliki karakteristik dan tuntutan sikap yang berbeda pula. Oleh karenanya, apabila anda mampu mengenali bahasa cinta anda dan bahasa cinta pasangan, kemudian mampu mengekspresikan cinta sesuai tipe pasangan, maka rumah tangga anda akan langgeng dan bahagia. Menjadi sangat penting bagi kita semua untuk mengenali bahasa cinta pasangan. Karena inilah bahan yang sesuai untuk memenuhi tangki cinta pasangan kita.

Sebaliknya, kendatipun anda memiliki cinta yang sangat luar biasa kepada pasangan, namun mengekspresikan dengan cara yang tidak sesuai dengan tipe bahasanya, maka ia tetap merasa tidak anda cintai dengan sepenuh hati. Suami atau istri merasa tidak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari pasangan, atau bahkan merasa tidak dicintai oleh pasangan, hanya karena pasangan tidak tepat dalam mengekspresikan cinta kepadanya. Ekspresi cinta yang diberikan, tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Tangki cinta diisi dengan bahan yang tidak dibutuhkan atau tudak sesuai kebutuhan.

Gary Chapman dalam bukunya The Five Love Languages: The Secret to Love That Lasts (2009) menyatakan, ada 5 (lima) bahasa cinta yang perlu diketahui jika ingin hubungannya dengan pasangan menjadi langgeng. Lima bahasa cinta itu adalah :

1. Kata-kata apresiasi

2. Waktu berkesan

3. Hadiah

4. Pelayanan

5. Sentuhan fisik

Apakah anda tahu bahasa cinta anda sendiri? Apakah anda tahu bahasa cinta pasangan? Anda harus tahu. Kalau tidak, maka anda bisa mudah sakit hati karena merasa sudah melakukan dan memberikan banyak hal kepada pasangan, namun masih dianggap tidak mencintai pasangan.

Suami yang bahasa cintanya adalah saat-saat berkesan, akan tetap merasa ditelantarkan istri walaupun sang isteri seharian sibuk membersihkan rumah dan memasak demi untuk menyenangkan suami. Membersihkan rumah, memasak, menata kamar, membuatkan teh panas, adalah bahasa cinta pelayanan. Jika suami bertipe itu, maka akan sangat menyenangkan hatinya.

Untuk suami yang bahasa cintanya saat-saat berkesan, ia akan lebih senang jika sepulang ke rumah, sang isteri langsung duduk di sampingnya, menemaninya, mendengarkan cerita-ceritanya, dan tampak antusias memperhatikan cerita suami. Untuk tipe ini, suami tidak terlalu peduli kondisi rumah yang belum dibersihkan, kamar yang berantakan, atau tidak ada masakan di rumah.

Demikian pula istri yang memiliki bahasa cinta sentuhan fisik, ia akan tetap merana walaupun setiap hari diberi hadiah istimewa oleh suami. Bahasa cinta sentuhan fisik lebih membutuhkan kedekatan fisik dengan suami, senang disentuh lembut, dibelai mesra, sering dikecup dan dipeluk hangat. Hal itu jauh lebih membahagiakan istri daripada aneka jenis hadiah.

Dari sini anda mulai mengerti, mengapa ada suami atau istri yang merasa tidak dicintai oleh pasangannya, padahal pasangan merasa sudah mencintai sepenuh hati. Jawabannya adalah : karena ia dicintai dengan bahasa cinta yang bukan miliknya.

Jadi, tahukah anda, apa bahasa cinta pasangan anda? Mari coba kita dalami.

Bahasa Cinta 1 : Kata-kata Apresiasi

Bahasa cinta yang pertama adalah kata-kata apresiasi. Yang dimaksud adalah kata-kata yang menunjukkan apresiasi positif atai dukungan atas apa yang ada pada pasangan. Kata-kata apresiasi ini secara umum akan menyenangkan pasangan, tetlebih lagi bagi pasangan yang memang memiliki bahasa cinta ini.

Jika pasangan anda bertipe ini, sering-seringlah mengucapkan kata-kata yang memberi semangat dan apresiasi atas hal-hal kecil yang dilakukan pasangan. Sekali lagi : atas hal-hal kecil. Anda tidak perlu menunggu sesuatu yang besar, spektakuler atau sangat hebat untuk memberikan pujian dan apresiasi kepada pasangan. Hal-hal rutin seperti membuatkan teh panas, memasak, menata kamar tidur, menjemput, menyambut, memberikan uang belanja, itu layak mendapatkan pujian dan ucapan terimakasih.

Cobalah biasakan mengucapkan kata-kata apresiasi semacam ini :

  • Terimakasih ya Dek sudah memasak untuk kita. Masakan kamu selalu enak dan ngangeni.
  • Subhanallah, Adek cantik banget hari ini. Bikin Abang tambah bangga.
  • Luar biasa Abang benar-benar pekerja keras. Pasti Abang capek banget. Istirahat saja dulu Bang.
  • Terimakasih ya Bang sudah mengantar aku. Abang suami yang super hebat.

Itu adalah contoh kata-kata apresiasi dan motivasi yang sangat menyenangkan bagi pasangan yang bahasa cintanya adalah kata-kata apresiasi.

Jangan pernah mengungkapkan kata-kata yang menyakiti, melemahkan, menghina dan melecehkan pasangan, seperti contoh ini :

  • Abang egois dan tidak pernah mau memahami perasaanku.
  • Dek, bisa gak kamu lebih rajin dikit aja. Jangan terlalu malas seperti ini.

Kata-kata seperti itu sangat menyakitkan, terutama bagi suami atau istri yang memiliki bahasa cinta kata-kata apresiasi.

Bahasa Cinta 2 : Waktu Berkesan

Bahasa cinta yang kedua adalah waktu berkesan. Yang dimaksud dengan waktu atau saat berkesan adalah dilaluinya waktu bersama pasangan dalam suasana yang mengesankan atau istimewa. Berbeda dengan bahasa cinta kata-kata apresiasi, untuk bahasa cinta waktu berkesan ini lebih mementingkan suasana kebersamaan dengan pasangan. Bukan soal kata-kata verbal.

Seseorang yang memiliki bahasa cinta waktu berkesan, akan merasa lebih bahagia ketika pasangan menyediakan waktu khusus untuk menemaninya. Ciri-ciri orang yang memiliki bahasa cinta ini adalah, dirinya merasa bahagia ketika ditemani pasangan. Ia ingin sering-sering dan berlama-lama bersama pasangan. Walaupun sekedar duduk berdua, itu sudah sangat membuat nyaman.

Jika pasangan anda termasuk pemilik bahasa cinta saat berkesan, perbanyaklah waktu berkualitas untuk menemaninya. Lakukan kegiatan bersama pasangan. Dengan demikian, ia akan merasa dihargai dan dicintai. Pasangan dengan tipe ini tidak terlalu happy dengan kalimat pujian, rayuan juga hadiah. Keinginan terbesarnya adalah selalu bersama anda. Selalu anda temani, anda antar, anda jemput.

Sebaliknya, ia merasa tidak nyaman saat terpaksa sendirian tanpa ditemani pasangan. Maka seseorang dengan bahasa cinta tipe ini akan merasa tersiksa saat menjalani kehidupan jarak jauh atau LDR / LDM. Maka ketika kita terlalu sibuk dengan pekerjaan sampai tidak punya cukup waktu untuk menemaninya, merupakan kondisi yang sangat tidak ia sukai.

Bahasa Cinta 3 : Hadiah

Bahasa cinta yang ketiga adalah hadiah. Seseorang yang memiliki bahasa cinta hadiah, akan merasa sangat bangga dan bahagia apabila mendapatkan hadiah dari pasangan. Bukan soal besar atau kecilnya nilai hadiah, namun hadiah itu sendiri sudah menunjukkan adanya cinta. Tidak perlu yang harganya mahal, yang penting sering-sering memberikan hadiah. Semakin sering memberikan hadiah, semakin mampu membuktikan cinta kepada pasangan.

Suami atau istri yang memiliki bahasa cinta hadiah, belum cukup merasa dicintai walaupun setiap hari mendapatkan kata-kata mesra, rayuan, pujian, bahkan ditemani berkegiatan oleh pasangan. Tentu saja kata-kata apresiasi dan waktu berkesan bersama pasangan juga menyenangkan, namun kebutuhan cinta pada tipe hadiah ini belum tercukupi hanya dengan kata-kata dan ditemani.

Untuk bisa memberikan hadiah yang tepat, pahami dengan baik kebutuhan, kebiasaan dan hobi pasangan. Seorang istri yang hobi memasak akan sangat senang mendapat hadiah berupa alat-alat memasak yang diperlukan, serta bahan-bahan masakan. Untuk istri yang suka berdandan, akan sangat senang mendapat hadiah aneka jenis sarana kecantikan dan asesoris yang diperlukan.

Suami yang hobi minum kopi akan sangat senang mendapatkan hadiah perlengkapan menyeduh kopi serta aneka jenis kopi asli. Demikian pula suami yang suka olah raga, akan sangat bahagia jika mendapat hadiah segala sesuatu yang terkait dengan dunia olah raga yang disenanginya.

Jika pasangan anda memiliki bahasa cinta hadiah, jangan pernah mengabaikan atau melupakan untuk memberikan hadiah pada waktu-waktu istimewa dalam kehidupannya. Sekedar setangkai bunga segar dalam vas dan anda letakkan di meja kerjanya, pada hari ulang tahunnya, sudah memberikan sentuhan cinta yang luar biasa, walaupun tanpa kata-kata.

Bahasa Cinta 4 : Pelayanan

Bahasa cinta yang keempat adalah pelayanan atau bantuan. Yang dimaksud adalah ekspresi cinta dengan melakukan berbagai tindakan untuk melayani atau membantu kerepotan pasangan. Memasak untuk pasangan, membuatkan teh atau kopi panas, membersihkan dan menata kamar tidur, adalah contoh pelayanan yang menyenangkan pasangan. Membantu istri yang sedang kerepotan di dapur, membantu keperluan suami yang tengah lembur mengerjakan tugas kantor, adalah contoh bantuan yang sangat berkesan.

Pada orang yang memiliki bahasa cinta pelayanan, ia akan merasa dicintai apabila mendapatkan banyak dukungan, bantuan dan pelayanan praktis dari pasangan. Dirinya tidak terlalu peduli dengan kata-kata atau hadiah, namun lebih peduli dengan berbagai bentuk tindakan praktis untuk membantu atau melayani dirinya. Menghidangkan makanan ke dalam piring pasangan, menyiapkan berbagai peralatan makan yang diperlukan, menyiapkan buah segar iris di meja makan pasangan, adalah contoh pelayanan dan bantuan yang sangat berkesan.

Oleh karena itu, jika pasangan anda memiliki bahasa cinta yang kelima ini, jangan sungkan untuk memberikan bantuan, dukungan serta pelayanan yang diperlukan. Dirinya akan merasa sangat bahagia dan bangga saat mendapat bantuan tanpa diminta. Ketika suami sedang membersihkan motor atau mobil di rumah, istri datang memberikan bantuan yang diperlukan seperti membawakan minuman dan makanan ringan, dan lain sebagainya. Ketika istri sedang sibuk di dapur, suami segera meng-handle anak-anak sehingga istri bisa menyelesaikan kegiatan dapur dengan lebih leluasa.

Menjadi hal yang sangat menjengkelkan bagi pasangan saat anda tampak cuek dan tidak peduli dengan kerepotan dan keperluannya. Misalnya suami sedang sibuk membersihkan rumah, anda hanya duduk menonton tivi. Atau saat istri sedang sibuk di dapur, anda hanya duduk main gadget. Ini akan menjengkelkan bagi pemilik bahasa cinta pelayanan. Walaupun anda sudah menghujani dengan kata-kata rayuan, hadiah, bahkan sentuhan fisik, namun bagi pemilik bahasa cinta pelayanan, itu semua belumlah cukup.

Justru bantuan kecil yang anda berikan tanpa dia minta, adalah sebuah ungkapan cinta yang luar biasa dalamnya dan akan sangat berkesan di hatinya.

Bahasa Cinta 5 : Sentuhan Fisik

Bahasa cinta yang kelima adalah sentuhan fisik. Yang dimaksud dengan sentuhan fisik adalah tindakan lembut secara fisik terhadap pasangan, seperti elusan lembut, menggenggam jemari, belaian, pelukan, kecupan di kening dan pipi, cium tangan saat berpamitan, pijitan pada tubuh, dan lain sebagainya.

Secara umum, perempuan sangat menyukai tindakan seperti itu. Namun, bagi orang yang memiliki bahasa cinta sentuhan fisik, tindakan-tindakan fisik tersebut tidak bisa tergantikan oleh kata-kata ataupun hadiah, berapapun banyaknya. Oleh karena itu, apabila pasangan anda memiliki bahasa cinta tipe keempat ini, anda harus sering-sering memeluknya, sering-sering membelai rambutnya, menggenggam tangannya sembari berjalan, karena itu semua adalah tanda cinta yang sangat kuat dipahaminya.

Bagi anda yang belum atau tidak terbiasa melakukan tindakan fisik seperti ini, mungkin awalnya terasa canggung. Namun demi membahagiakan pasangan, dan menunjukkan cinta terhadap pasangan, anda perlu belajar untuk melakukan berbagai tindakan tersebut. Jangan merasa malu atau gengsi saat harus memulai, karena saat anda sudah terbiasa, akan merasakan betapa dahsyat manfaat yang anda dapatkan dari tindakan fisik tersebut kepada pasangan.

Nah, sekarang tugas anda adalah mengamati, mengenali dan menemukan, bahasa cinta pasangan anda. Jika anda berhasil menemukan bahasa cintanya, anda akan bisa memberikan ekspresi cinta sesuai kebutuhannya. Dengan demikian, ia merasa bahagia bersama anda.