HomeCurhat Nikah & Keluarga SakinahTerlalu Lama Memendam Rasa
www.pinterest.com

Terlalu Lama Memendam Rasa

Curhat Nikah & Keluarga Sakinah 0 0 likes 153 views share

Pertanyaan:

Saya jatuh cinta kepada seseorang yang menurut saya tidak tepat (beliau guru saya saat SD) secara diam-diam dan hanya diungkapkan dalam setiap do’a selama bertahun-tahun. Setiap kali saya berdo’a melalui sholat istikharah dan lain-lain, saya selalu meminta agar dijauhkan dengan perasaan itu, tapi yang saya rasakan semakin hari semakin kuat rasa itu.

Dia sudah sangat mapan dan saya takut jika suatu saat beliau menikah dengan orang lain. Sehingga saya mencoba membuka hati untuk orang lain, dengan syarat memenuhi kriteria ideal seperti beliau. Namun, saya belum menemukan calon imam yang memenuhi kriteria itu.

Apakah saya salah dan termasuk mendzalimi diri sendiri dengan perasaan-perasaan yang saya pendam selama bertahun-tahun? Apa yang harus saya lakukan sekarang agar bisa move on dan membuka hati untuk yang lain?

Dari Ukhti di Yogyakarta.

Jawaban:

Mengapa anda melihat lelaki itu tampak sedemikian sempurna? Karena anda jatuh cinta kepada dia. Begitulah kondisi orang yang sedang jatuh cinta, tidak melihat cela pada orang yang dicinta. Tiba-tiba si dia menjelma menjadi sosok sempurna. Ini yang  disebut sebagai level ketiga dalam perasaan seseorang kepada pasangan jenisnya, laki-laki dengan perempuan.

Jika anda telah berada pada level ketiga seperti ini, hanya ada dua saran bagi anda. Pertama, segera tegaskan proses menuju jenjang pernikahan bersama dia. Kedua, segera putuskan hubungan perasaan dengan dia. Langkah pertama harus anda utamakan. Anda bisa menyampaikan secara langsung kepada lelaki tersebut tentang keinginan anda menikah dengannya, atau bisa melalui perantara yang dipercaya. Jika hasilnya positif, dia menyambut ajakan anda, alhamdulillah berarti harapan anda bisa menjadi kenyataan.

Namun apabila hasilnya negatif, misalnya dia tidak bersedia menikah dengan anda —apapun alasannya, berarti harapan anda harus segera dikuburkan dalam-dalam. Bahkan jika langkah pertama ini tidak ingin anda tempuh, anda pun harus segera mengubur harapan dan memutus semua hubungan perasaan dengan dia. Jangan sampai hidup anda larut dalam ketidakpastian. Anda harus membersihkan diri dan membuka diri untuk menerima kehidupan baru yang masih membentang panjang di hadapan.

Selanjutnya, lakukan 10 Langkah Move On di http://keluarga.or.id/langkah-move-on-dari-mantan/

Semoga Allah Ta’ala berikan petunjuk dan kemudahan dalam urusan kebaikan anda. Aamiin.

 

****

Dijawab oleh : Cahyadi Takariawan — Konselor Keluarga di Jogja Family Center (JFC), Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan Direktur Wonderful Family Institute.