HomeParentingMempersiapkan Keluarga Menyambut Iedul Adha
puasa arafah

Mempersiapkan Keluarga Menyambut Iedul Adha

Parenting 0 1 likes 4.1K views share

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Salah satu bentuk pendidikan dalam keluarga adalah mendidik keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Ta’ala dan mendidik kecintaan kepada tuntunan Nabi Saw. Di dalam keluarga harus ada upaya untuk selalu meningkatkan kualitas dan kadar keimanan serta ketaqwaan, melalui berbagai bentuk peribadatan dan pendekatan kepada Allah. Ini adalah pendidikan yang sangat fundamental bagi setiap kaluarga, yangharus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada saat memasuki bulan Dzulhijjah seperti saat ini, maka ada momentum untuk melakukan pendidikan keluarga, yaitu Hari Raya Iedul Adha. Jadikan momentum Iedul Adha sebagai sarana untuk mendidik keluarga agar semakin dekat dengan Allah, semakin beriman dan bertaqwa kepadaNya, dan semakin mencintai ajaran Nabi Saw. Jangan sampai momentum Iedul Adha hanya berlalu begitu saja sebagai sebuah rutinitas. Harus ada upaya menanamkan nilai-nilai iman dan taqwa yang terkandung di dalam ibadah kurban.

Ada beberapa momentum penting pada bulan Dzulhijjah yang bisa dijadikan sarana pendidikan keimanan dan ketaqwaan dalam keluarga.

Pertama, Mengajak Keluarga Menunaikan Kurban dan Memahami Esensinya

Bukan saja mengajak keluarga untuk menunaikan ibadah kurban, namun harus mengerti esensinya. Jangan sampai ibadah kurban hanya dimaknai sebagaimenyembelih sapi atau kambing, membagikan daging dan menikmati daging pada hari Iedul Adha. Ingatlah, kurban bukan pesta. Kurban adalah pendekatan diri kepada Allah agar kita semakin bertaqwa.

Dalam Al Qur’an, Allah telah memerintahkan orang-orang beriman agar melaksanakan shalat dan berkurban.

Dirikanlah shalat dan berkurbanlah” (QS. Al Kautsar: 2).

Hal ini menandakan, kurban adalah perintah langsung dari Allah. Namun yang dinilai bukanlah kucuran darah dan banyaknya daging. Yang dinilai di sisi Allah adalah kualitas ketaqwaan seseorang dalam melaksanakan kurban. Hal ini Allah tegaskan dalam ayat:

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya” (QS. Al Hajj: 37).

Kedua, Mengajak Keluarga Melaksanakan Puasa Arafah

Ada banyak ibadah sunnah di bulan Dzulhijjah bagi kita yang tidak melaksanakan haji. Namun yang paling agung adalah puasa Arafah. Maka hendaknya kita mempersiapkan dan mengajak semua anggota keluarga untuk bersama-sama melaksanakan puasa sunnah pada hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Ini adalah hari yang sangat mulia, saat dimana turun pengampunan dosa dan pembebasan diri dari siksa neraka. Pada hari tersebut disyari’atkan amalan yang utama yaitu puasa sunnah bagi yang tidak berhaji.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim no. 1162).

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) menyatakan bahwa hukum puasa Arafah adalah sunnah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Sedangkan orang yang tengah berhaji tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah, sebagaimana keterangan riwayat berikut:

“Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari no. 1989 dan Muslim no. 1124).

Di antara fadilah puasa Arafah adalah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, dosa yang diampuni dari puasa Arafah ini bukan hanya dosa kecil, termasuk dosa besar juga bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Menurut perhitungan kalender hisab PP Muhammadiyah, 1 Dzulhijjah 1438 jatuh pada hari Rabu 23 Agustus 2017, maka hari raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 jatuh pada hari Jumat 1 September 2017, dan hari Arafah 9 Zulhijjah bertepatan dengan hari Kamis 31 Agustus 2017. Sebagaimana tradisi di Indonesia, akan ada pengumuman resmi dari Kementrian Agama RI tentang waktu pelaksanaan shalat Iedul Adha.

Ketiga, Mengajak Keluarga Menunaikan Shalat Iedul Adha

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, hendaknya mengajarkan kepada semua anggota keluarga untuk mandi sebelum berangkat shalat Iedul Adha. Kemudian, berhias diri dan memakai pakaian yang terbaik, sebagaimana penjelasan Ibnul Qayyim, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika shalat ‘Idul Fithri dan ‘Idul Adha dengan pakaiannya yang terbaik”.

Untuk shalat Iedul Adha, dianjurkan tidak makan atau sarapan sebelum keluar menuju tempat shalat. Anjuran untuk tidak makan terlebih dahulu adalah agar hewan kurban bisa segera disembelih dan dinikmati setelah shalat ‘Ied. Sebuah riwayat menyatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya” (Hadits Riwayat Imam Ahmad).

Pada saat berangkat menuju tempat shalat ‘Ied, hendaknya mengajak keluarga untukmemperbanyak takbir. Dalam suatu riwayat disebutkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar hendak shalat pada hari raya ‘Idul Fithri, lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir.”

Demikianlah beberapa momentum yang bisa digunakan untuk melaksanakan pendidikan keimanan dan ketaqwaan pada momentum Iedul Adha. Semogakeluarga Indonesia semakin beriman dan bettaqwa kepada Allah. Aamiin.

 

 

Sumber Bacaan : https://rumaysho.com