www.ppinterest.com

Petunjuk Dari Instagram

Curhat Nikah & Keluarga Sakinah 0 0 likes 52 views share

Pertanyaan :

Ada seorang akhawat yang ingin menikah lalu berdoa meminta jodoh dengan menyebut kriteria ini dan itu. Kemudian ia merasa bahwa Allah menunjukkan seorang ikhwan dimana semua doa yang diminta tadi ada pada ikhwan tersebut, akhawat pun merasa yakin. Ditambah lagi setelah istikharah lalu Allah memberitahu informasi tentang ikhwan tersebut yang membuat semakin yakin.

Apakah itu benar-benar kode yang ditunjukkan Allah atau hanya perasaan berharap saja? Ikhwannya ini dilihat di instagram ustad, beda kota juga. Kalau akhawat ini mau menyatakan lebih dulu seperti bunda Khadijah, tetapi bingung mau menyampaikan lewat mana? Seharusnya bagaimana menurut Ustadz?

Dari Akhwat di Yogyakarta

Jawaban:

Pertama kali yang harus dipahami, tidak ada satupun keterangan dari hadits sahih tentang “tanda jawaban” dari Allah dalam proses pemilihan jodoh, termasuk setelah shalat istikharah. Oleh karena itu, kita tidak boleh memutlakkan dan memastikan sesuatu tanda sebagai jawaban dari Allah.

Semua hal mungkin saja terjadi, karena memang manusia tidak mengetahui hakikat jodoh yang sesungguhnya sebelum kejadian. Mungkin saja ikhwan itu memang “salah satu” dari yang ditunjukkan Allah sesuai doanya, namun tidak boleh memastikan. Apalagi ‘petunjuk’ itu hanya dilihat di instagram, yang sangat bersifat terbatas dan bisa sangat semu nilai informasinya. Berbeda dengan apabila dipertemukan dan direkomendasikan oleh orang yang dipercaya.

Jika ingin menjajagi, tentu boleh saja, dengan cara-cara yang dibenarkan syari’at, seperti tidak khalwat dan tidak melakukan hal-hal maksiat. Untuk menyatakan terlebih dahulu, akan lebih baik kalau melalui perantara yang terpercaya, dengan melakukan penjajagan terlebih dahulu. Ta’aruf secara tatap muka langsung tetap perlu dilakukan apabila dalam proses penjajagan ternyata membuahkan hasil yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti prosesnya menuju gerbang pernikahan.

Namun, mungkin juga itu hanyalah kristalisasi dari keinginan dirinya, yang sudah sedemikian kuat ingin menikah. Berbagai gambaran tentang kriteria ideal dan sosok calon suami idaman sedemikian kuat terbawa dalam berbagai kesempatan, sehingga selalu melihat orang dengan frame ‘mencocokkan’. Hingga akhirnya ada yang cocok dengan semua gambaran yang diinginkan. Yang jelas, kita tidak bisa memastikan, bahwa pasti dialah jodohku, pasti ini semua merupakan petunjuk Allah agar aku berjodoh dengannya.

Sungguh pengetahuan manusia sangatlah terbatas. Kita tidak mengetahui hal-hal yang belum terjadi. Kita hanya bisa berusaha, berdoa, dan selalu memiliki harapan kebaikan ke depan. Oleh karena itu, jangan memastikan sesuatu yang belum pasti. Pahamilah ini bagian dari ikhtiar manusiawi, yang mungkin saja berhasil, mungkin pula tidak berhasil.

Semoga Allah Ta’ala berikan petunjuk dan kemudahan dalam urusan kebaikan anda. Aamiin.

 

********

Dijawab oleh : Cahyadi Takariawan — Konselor Keluarga di Jogja Family Center (JFC), Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan Direktur Wonderful Family Institute.