HomePernikahanTema Obrolan Apa Yang Menarik Bagi Laki-laki?
ilustrasi : www.pinterest.com

Tema Obrolan Apa Yang Menarik Bagi Laki-laki?

Pernikahan Ruang Keluarga 0 0 likes 1.9K views share

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

“Saya pengen berlama-lama mengobrol dengan suami, namun tidak pernah bisa. Suami saya lebih banyak diam ketika di rumah”, keluhan seperti ini sangat sering kami jumpai di ruang konseling.

Ada dua hal yang perlu diketahui para istri tentang kebiasaan suami. Pertama, secara umum kaum lelaki memang bukan makhluk verbal. Ini bukan soal benar salah atau baik buruk, namun soal kecenderungan umum. Perempuan adalah makhluk yang sangat verbal dan suka dengan aktivitas obrolan langsung maupun tidak langsung. Sedangkan laki-laki, secara umum kurang suka ungkapan verbal dan bisa menikmati keheningan ketika di dalam rumahnya sendiri. Hal ini terkait struktur otak laki-laki dan perempuan yang memang berbeda dari ‘sono’nya.

Kedua, bagi kaum laki-laki, untuk mengobrol asyik memerlukan tema yang pas dan menarik baginya. Jika ada tema yang tidak menarik baginya, banyak lelaki cenderung menarik diri dan tidak terlibat pembicaraan. Namun begitu tema itu sangat menarik bagi dirinya, laki-laki sanggup mengobrol berjam-jam dengan teman-temannya. Para istri perlu mengerti tema apa yang menarik bagi sang suami. Berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya, maka setiap istri harus mencoba mengenali tema yang mengasyikkan bagi sang suami.

Problemnya, tema yang sering disuguhkan istri saat di rumah bercorak masalah. Seperti tagihan listrik, uang belanja bulanan yang kurang, bayar SPP anak-anak sekolah, bayar uang kuliah, bayar cicilan kredit motor, mobil, rumah atau kartu kredit; dan di seputar itu. Tentu saja ini bukan tema yang menarik dan mengasyikkan, karena menyangkut kewajiban dan beban-beban yang sering kali memberatkan. Bukan berarti hal-hal tersebut tidak perlu diobrolkan, namun cara mengawalinya harus disertai dengan seni, agar suami betah berlama-lama mengobrol dengan istri.

Memahami Tema Obrolan Laki-laki

Ada sangat banyak tema yang biasanya membuat ketertarikan dan keasyikan bagi laki-laki. Tentu saja setiap laki-laki berbeda, namun ada hal-hal umum yang menjadi kecenderungan laki-laki. Saya kutipkan tiga versi yang ada di web Wolipop, Cosmopolitan dan Vemale.

Tema Obrolan Laki-laki Versi Wolipop

Wolipop mengutip dari laman All Women’s Talk, menyebutkan tujuh tema yang membuat laki-laki asyik diajak mengobro

1.Mobil / otomotif

Bagi saya, ini memang benar banget. Laki-laki itu sejak kecil sangat senang dengan  mainan mobil-mobilan. Ternyata sampai dewasa, laki-laki memang senang dengan dunia mobil. Jenis mobil, type mobil, bentuk mobil, modifikasi mobil, salon mobil, asesoris mobil, kecepatan mobil, dan berbagai hal tentang mobil, menjadi tema yang menarik untuk dibicarakan kaum laki-laki. Mungkin ini juga yang membuat arena pameran mobil selalu dijaga oleh perempuan-perempuan cantik dan seksi, karena dianggap menjadi daya tarik lebih bagi laki-laki yang sedang melihat-lihat mobil.

2. Olah raga

Mungkin saya termasuk pengecualian, karena saya tidak suka membicarakan olah raga. Namun saya membenarkan bahwa secara umum laki-laki senang mengobrol tentang olah raga. Lebih khusus lagi untuk Indonesia, para laki-laki sangat senang ngobrolin sepak bola. Walaupun mereka tidak pernah bermain sepak bola, namun mereka senang menonton pertandingan sepakbola club favorit melalui televisi atau channel online.  Dibelain tidak tidur semalaman demi bisa menyaksikan pertandingan club favorit.

Mereka senang membicarakan nama-nama pemain sepakbola favorit, mereka membandingkan club-club sepakbola, mereka bahkan mengetahui detail nilai kontrak para pemain, berikut alasan mengapa seorang pemain keluar atau bergabung ke suatu club. Terus terang, saya tidak mengerti apapun soal sepakbola, dan tidak betah menonton pertandingan sepakbola. Saya hanya mengetahui satu nama pemain sepakbola dunia, yaitu Zenedine Zidan. Jadul bingits.

3. Perempuan

Saya kira ini juga benar. Namun saya perlu membagi tema obrolan tentang perempuan ini menjadi dua sisi, pertama adalah sisi positif, dan kedua adalah sisi umum. Yang saya maksud dengan sisi positif adalah, membicarakan hal ihwal perempuan dari sisi-sisi yang positif dan konstruktif. Seperti, saya pernah menulis buku berjudul Fikih Politik Perempuan, dan menulis buku berjudul Wonderful Wife. Membicarakan tema perempuan, namun dalam konteks yang konstruktif. Ternyata saya juga tertarik.

Sedangkan sisi umum adalah tema obrolan beberapa kalangan kaum laki-laki saat berkumpul, kemudian membicarakan bahkan menilai seorang perempuan yang tengah melintas di dekat mereka. Tentang wajahnya, matanya, hidungnya, bibirnya, dadanya, bodinya, cara berjalannya, pakaiannya, warna kulitnya, dan lain sebagainya. Ini obrolan jalanan, yang biasa dijumpai pada beberapa kalangan laki-laki saat berkumpul di tempat-tempat nongkrong santai. Sesekali disertai suara tertawa keras karena merasa ada hal-hal yang lucu, unik dan menarik.

4. Lelucon ‘nakal’

Menurut saya, ini benar. Di grup-grup whatsapp laki-laki, banyak sekali beredar tulisan berisi lelucon yang ‘nakal’ atau cenderung jorok. Hal ini menjadi bahan candaan dan hiburan bagi banyak kaum laki-laki. Ada yang sangat jorok dan vulgar, namun ada yang sekedar ‘nyrempet-nyrempet’ atau ‘bau-bau’ hal-hal yang nakal. Lelucon seperti itu membikin banyak laki-laki merasa lucu dan mereka senang mengomentarinya. Satu kali postingan di grup, bisa mendapatkan tanggapan sampai setengah hari.

5. Masa sekolah

Mungkin ini untuk orang-orang tua ya. Saya sendiri merasa tidak terlalu tertarik untuk mengobrol tentang masa-masa sekolah atau kuliah. Kalau ada yang mengajak saya berbicara tentang masa sekolah atau kuliah, ya saya bisa menanggapi. Namun tidak antusias. Justru saya lihat di grup-grup alumni yang saya ikuti, yang suka chatting dan asyik mengobrol dalam grup berimbang saja, antara laki-laki dan perempuan. Maksud saya, grup-grup alumni yang membahas masa-masa sekolah atau kuliah itu tidak tampak didominasi oleh kaum laki-laki.

Untuk tema yang satu ini saya tidak terlalu mengerti kaitan antara tema dengan jenis kelamin tertentu. Mungkin lebih tepat, tema ini terkait dengan usia, karena menyangkut hal kenangan masa lalu.

6. Politik

Sepertinya, tema dan dunia politik memang sangat laki-laki. Apalagi di Indonesia. Saya pernah memberi hadiah kepada beberapa teman perempuan, berupa buku bertema politik. Rata-rata komentar mereka, tidak suka membaca dan mengobrol tema politik. Jadi, politik memang masih menjadi dunia laki-laki. Saya lihat banyak teman laki-laki saya sangat antusias membahas tema-tema politik. Apalagi ketika ada momentum Pemilu, Pilkada, Pilpres dan yang semacam itu; kaum laki-laki asyik mendiskusikan nama-nama calon dan berbagai hal di sekitar pemilihan. Mungkin ini sebabnya, banyak parpol lebih menyasar kepada pemilih perempuan, karena tidak suka banyak berdebat saat ditawari pilihan calon tertentu.

Saya sendiri tidak terlalu suka berbicara tema politik, namun saya membenarkan bahwa secara umum laki-laki suka mengobrol tema politik.

7. Seks

Seks memang tema yang terasosiasi dengan laki-laki. Hal ini secara ilmiah dijelaskan oleh Louann Brizendine lewat sepasang buku “Male Brain” dan “Female Brain”. Brizendine mengungkapkan, dalam otak laki-laki sangat banyak materi yang terasosiasi dengan seksual. Maka secara umum kaum laki-laki memiliki fantasi seksual yang lebih banyak dibanding kaum perempuan. Bahkan ada sebagian pendapat, bahwa laki-laki memandang perempuan, yang dibayangkan pertama kali adalah hal-hal yang terasosiasi dengan seksual.

Meski demikian, tidak semua laki-laki tertarik untuk mengobrol tentang tema seks, karena pada kalangan yang religius, seks dianggap hal tabu untuk dibicarakan. Walaupun mereka tertarik pada tema ini, bukan berarti senang membicarakan. Banyak juga yang menghindari pembicaraan tema seks dalam obrolan.

Tema Obrolan Laki-laki Versi Cosmopolitan

Selain tujuh tema di atas, menurut web cosmopolitan.co.id, masih ada beberapa tema lainnya yang disukai laki-laki. Web Cosmopolitan menambahkan empat tema berikut:

1.Makanan

Laki-laki suka membicarakan makanan? Saya kira, banyak juga yang suka tema ini. Misalnya, kaum laki-laki membicarakan tempat ngopi yang paling asyik. Dimana tempat nongkrong yang menyediakan kopi enak, dengan metode penyeduhan yang lengkap, menjadi tema yang menarik bagi laki-laki. Banyak juga teman-teman laki-laki saya membicarakan tentang tempat-tempat makan yang asyik dan menarik. Namun kalau soal menu atau jenis makanan, rasanya teman-teman laki-laki saya tidak banyak yang mengobrol soal ini.

Biasanya yang sering diobrolkan adalah rekomendasi, kalau cari sate klatak yang enak di sana, kalau soto yang enak di sana, kalau kopi yang asyik di sana, dan semacam itu. Tidak terlalu detail tentang jenis-jenis makanan.

2. Musik

Banyak kalangan suka musik, saya kira bukan hanya laki-laki. Perempuan juga banyak yang suka mengobrol soal musik. Bahkan pada kalangan yang suka musik sekalipun, bukan berarti mereka suka membicarakan ihwal musik. Karena ada yang tipenya penikmat, yang senang menikmati musik, namun tidak suka mengobrol soal musik. Jadi untuk tema musik ini, saya tidak terlalu yakin bahwa ini terasosiasi dengan dunia laki-laki. Saya kira sama saja antara laki-laki dan perempuan untuk tema ini.

3. Film

Tema film menurut saya juga tidak terasosiasi dengan laki-laki. Perempuan juga banyak yang suka film. Saya kira jenis film yang membedakan kecenderungan dua jenis manusia ini. Mungkin perempuan lebih suka film roman, sedangkan laki-laki lebih suka film laga. Namun untuk mengobrolkannya, saya kira sama saja konteksnya, antara laki-laki dan perempuan. Sama seperti tema musik, tema film ini menurut saya tidak langsung terasosiasi dengan dunia laki-laki.

4. Pekerjaan

Laki-laki suka membicarakan tentang dunia kerja dan pekerjaannya, saya kira benar demikian. Namun perempuan juga suka membicarakan pekerjaannya. Jadi tema ini tidak spesifik terasosiasi dengan laki-laki. Menurut saya, empat tema terakhir ini —makanan, musik, film dan pekerjaan— adalah tema yang bisa membuat laki-laki dan perempuan asyik mengobrol satu dengan yang lainnya. Bukan hanya tema satu jenis kelamin tertentu, namun bisa menarik semua pihak.

Tema Obrolan Laki-laki Versi Vemale

Sudah ada sebelas tema yang menarik perhatian laki-laki— menurut versi Wolipop dan Cosmopolitan. Menurut Web Vemale, masih ada tema lain lagi yang disukai laki-laki, yaitu:

1.Games

Anak laki-laki suka games? Ya benar. Anak laki-laki saya semuanya suka games, sedangkan anak perempuan saya tidak suka games. Ketiga anak laki-laki saya sangat asyik kalau sudah mulai membicarakan tentang games terbaru dan terseru. Namun di kalangan laki-laki dewasa dan apalagi tua, saya kira sudah tidak ada lagi obrolan tentang games, kecuali bagi yang sudah kecanduan games. Jadi, ini tema anak-anak dan remaja, laki-laki.

2. Buku

Laki-laki suka ngobrolin buku? Ya, ada. Tapi saya kira tidak spesifik hanya untuk laki-laki. Kaum perempuan juga suka mengobrol tentang buku. Yang membedakan adalah, buku apa yang mereka bicarakan. Mungkin banyak perempuan suka buku fiksi roman. Mungkin banyak laki-laki suka buku misteri. Namun keasyikan membicarakan buku saya kira tidak terasosiasi dengan laki-laki, karena ini bersifat umum. Sama seperti tema musik dan film.

3. Gadget

Gadget atau secara umum teknologi informasi dan komunikasi, menjadi tema yang menarik bagi laki-laki? Saya kira benar. Namun juga tidak spesifik dunia laki-laki. Banyak perempuan senang mengobrol soal gadget, smartphone dan berbagai teknologi maupun fitur-fitur komunikasi yang disediakan. Laki-laki maupun perempuan menurut saya memiliki kecenderungan yang sama terhadap tema gadget. Apalagi di kalangan anak muda dan remaja, saya kira berimbang saja jumlahnya.

Kenali Tema Yang Mengasyikkan Suami Anda

Dari empatbelas tema yang disuguhkan Wolipop, Cosmopolitan dan Vemale di atas, saya menggarisbawahi beberapa tema yang ‘laki-laki banget’; yaitu (1) tema mobil / otomotif, (2) sepakbola atau olah raga pada umumnya, (3) tema perempuan, (4) lelucon ‘nakal’, serta (5) tema politik. Saya kira lima tema itu tergolong laki-laki banget, dan sangat terasosiasi dengan dunia laki-laki. Adapun tema-tema lainnya, itu bisa menjadi hal yang menarik baik pada laki-laki maupun pada perempuan.

Jika kaum laki-laki bertemu dan berkumpul, lima tema tersebut sangat mengasyikkan bagi mereka untuk diobrolkan. Nah hal ini perlu diketahui oleh para istri, bahwa suami memerlukan ‘tema’ tertentu untuk asyik mengobrol. Di rumah, bisa jadi temanya sesuatu yang berbeda. Kalaupun menggunakan salah satu dari lima tema di atas, itu hanya sebagai pancingan dan permulaan, agar bisa diajak mengobrol menyambung ke tema berikutnya yang dikehendaki oleh istri.

Ini yang namanya seni berkomunikasi dengan suami. Macetnya komunikasi, lebih sering disebabkan kurangnya berseni-seni dan kurang memahami kondisi umum laki-laki. Bukan karena suami tidak mau mengobrol dengan istri, namun suasana yang terbangun di awal komunikasi sangat menentukan kelancaran komunikasi berikutnya. Jika bisa membuat suami bersuasana good mood, dirinya akan betah mengobrol berlama-lama dengan istri.

Ada sangat banyak cara menciptakan suasana good mood suami. Salah satunya adalah dengan mengajak mengobrol ringan pada tema yang disukainya. Maka cobalah kenali tema apa yang menarik bagi suami anda, maka ia akan asyik mengobrol bersama anda. Setelah mulai asyik, para istri bisa masuk ke tema yang diinginkannya untuk dibicarakan bersama suami.

Selamat Hari Keluarga Nasional. Semoga keluarga Indonesia semakin kokoh berkarakter.

 

 

Bahan Bacaan

http://www.cosmopolitan.co.id/article/read/1/2016/9583/topik-pembicaraan-yang-menarik-bagi-pria

https://www.vemale.com/relationship/love/20097-topik-pembicaraaan-yang-bikin-pria-betah-ngobrol-dengan-anda.html

https://wolipop.detik.com/read/2011/07/21/181735/1686460/852/7-topik-obrolan-favorit-pria