HomeKeuanganTetap Irit Saat Liburan Bersama Keluarga? Ini Caranya!
pexels-photo

Tetap Irit Saat Liburan Bersama Keluarga? Ini Caranya!

Keuangan 0 0 likes 310 views share

Libur telah tiba, hore hore hore!

Setelah berlelah-lelah dengan pekerjaan dan anak-anak dengan sekolah, momentum liburan seperti sekarang ini sangat dinantikan untuk bercengkrama dengan keluarga. Gunakan waktu liburan akhir tahun untuk menyegarkan kembali hubungan keluarga, antara suami-istri, anak-orangtua, atau antar anak. Ada banyak hal yang bisa dilakukan ketika liburan bersama keluarga.

Banyak keluarga yang memilih berlibur ke luar kota atau ke tempat wisata yang belum pernah dikunjungi bersama keluarga. Tidak masalah jika keuangan memang mendukung dan Anda sudah memiliki anggaran untuk berlibur. Akan tetapi, memiliki perencanaan keuangan bukan berarti Anda bebas menghamburkan dana begitu saja. Anda tetap bisa menekan pengeluaran tanpa mengurangi esensi liburan dengan cara-cara berikut ini.

Rencanakan Liburan Anda

Berbeda dengan solo travelling bagi para jomblo ataupun yang belum memiliki anak, berlibur bersama anak akan jauh lebih menantang! Akan ada faktor-faktor lain yang hadir dan kemungkinan tidak terduga. Maka liburan bersama anak akan lebih menyenangkan jika memiliki perencanaan terutama soal keuangan.

Rencanakan akan kemana Anda berlibur bersama anak. Dalam kota, luar kota, luar pulau, atau bahkan luar negeri? Pelajari dengan cermat jenis transportasi dan biaya hidup selama di tempat berlibur. Tiket masuk tempat wisata, transportasi, bahkan sampai nomor darurat yang harus dihubungi ketika terjadi hal-hal penting.

Bawa makanan dan snack sendiri

Tentu saja, selain irit, membawa makanan, snack dan minuman sendiri akan lebih sehat untuk anak Anda. Anda bisa memilah dan memilih makanan apa yang sehat untuk keluarga Anda. Ketika berada di tempat wisata atau di sebuah tempat yang belum kita kenal, kita tidak tahu apakah makanan di sana aman untuk anak. Lagipula, si kecil terkadang memiliki kecenderungan menyukai satu atau dua jenis makanan, Anda bisa membawa bekal untuk menekan pengeluaran konsumsi.

Beli Makanan Tradisional dari Penduduk Lokal

Jika memang harus membeli makanan di tempat wisata, belilah makanan tradisional daerah setempat. Karena makanan tradisional cenderung lebih murah daripada makanan yang dijual di supermarket. Selain itu Anda bisa menawar harga dengan pedagang lokal jika dirasa terlalu mahal. Dengan membeli makanan lokal, tidak hanya berhemat, Anda juga ikut berperan dalam mengembangkan usaha kecil menengah dan mendukung gerakan makanan lokal (local food).

Belanja di Pasar Tradisional

Siapa sih yang tidak suka belanja? Terlebih untuk para Mama, belanja adalah hal yang tidak boleh dilewatkan dalam setiap perjalanan! Belanja cinderamata, oleh-oleh makanan khas, pakaian, adalah beberapa contoh pengeluaran yang hampir pasti ada ketika liburan. Bagaimana menyiasatinya? Belanjalah di pasar tradisional, hindari toko-toko besar branded karena harga yang ditawarkan seringkali jauh lebih murah. Soal kualitas? Anda bisa mendapatkan kualitas bagus dengan harga miring di Pasar Tradisional.

Pilih Tempat Menginap

Jika akan pergi ke luar kota, pastikan Anda tahu dimana akan menginap. Memang lebih nyaman jika ada saudara di kota yang dituju, Anda bisa menginap gratis di sana. Jika tidak ada? Anda bisa memilih hotel atau homestay sesuai dengan anggaran dana yang Anda miliki. Sekarang, banyak sekali tempat penginapan yang menawarkan harga murah dengan fasilitas memadai. Anda bisa menggunakan aplikasi atau membuka situs-situs penginapan tersebut untuk membandingkan harga.

Beri Anak Sejumlah Uang Untuk Dirinya

Anak-anak terkadang mudah teralihkan perhatiannya jika menginginkan sesuatu. “Ayah aku mau itu!” atau “Ibu, beliin itu buat Kakak, ya!” adalah kata-kata yang sering terlontar dari anak. Padahal, orangtua tidak setiap saat bisa memenuhi keinginan anak yang seringkali cepat berubah itu. Kalaupun bisa, kebiasaan mengabulkan semua keinginan anak akan menjadi faktor sifat manja pada anak.

Ada cara untuk mengajari anak mengendalikan keinginannya. Sebelum pergi berlibur, beri anak sejumlah uang. Contoh saja Rp 100.000,00 per anak. Katakan pada anak kalau uang tersebut boleh dipakai beli apa saja ketika berlibur tanpa perlu persetujuan orangtua. Jika uang itu habis, dia tidak boleh merengek. Hal ini akan membuat anak mempertimbangkan dengan matang barang apa yang akan dia beli dan anak belajar menghargai apa yang dia miliki.

Sewa Guide? 

Pernahkah Anda berlibur ke situs peninggalan zaman masa lalu bersama keluarga? Apa yang anak Anda tanyakan? Pasti akan kerepotan menjawabnya. Di setiap situs wisata biasanya ada guide yang akan mendampingi Anda dan keluarga. Akan tetapi untuk menekan pengeluaran Anda bisa melakukan cara ini.

Berbekal smartphone, Anda bisa mencari sejarah tentang situs terkait melalui browser Anda. Ada banyak sekali situs yang menyediakan informasi tentang sejarah suatu tempat atau situs. Anda bisa menjelaskan pada si kecil dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Jangan lupa, lakukan hal ini sebelum benar-benar berangkat ke tempat wisata yang dituju.

Selamat berlibur!