HomePernikahanTiga Cara Mudah Membuat Hidup Lebih Bahagia
source : innerengineering.com

Tiga Cara Mudah Membuat Hidup Lebih Bahagia

Pernikahan 0 0 likes 244 views share

Apa yang disebut dengan kebahagiaan? Ketika anda memenangkan sebuah tender? Mungkin saat anak anda cerdas, memenangi banyak sekali perlombaan dan sangat aktif di sekolahnya? Atau ketika keluarga anda tampak adem ayem saja tanpa ada sedikitpun pertengkaran dan dinamika?

Apakah kebahagiaan bisa didapatkan dari sulap? Sayangnya, kehidupan tidak mungkin sempurna. Anak anda tidak sempurna, istri/suami anda tidak sempurna, bahkan anda sendiri juga bukan manusia yang sempurna. Akan tetapi, apakah kebahagiaan akan lari dari anda begitu saja? Kebahagiaan tetap akan berada bersama anda, jika anda bisa mengikuti tiga cara berikut ini:
1. Selalu Bersyukur
Selalu bersyukur dengan segala hal yang anda miliki atau segala hal yang terjadi, membuat hidup lebih bahagia. Hidup selalu memiliki kejutan baik itu menyenangkan maupun tidak. Pun disaat anda merasa hidup sedang dalam kondisi sangat buruk, syukurilah karena pasti ada kebaikan di sana.
Bersyukur dengan kondisi anak anda, bagaimanapun kondisinya. Sering-seringlah mengucapkan “terimakasih” kepada anak Anda ketika dia melakukan hal-hal baik. Hal itu akan membahagiakan anak, memberinya kekuatan positif, sekaligus membuat hidup anda lebih menyenangkan.

2. Lihat dari sisi positif untuk semua yang terjadi
Seringkali, anda merasa lelah dengan kehidupan anda. Begitu banyak beban yang anda rasakan, mulai dari beban pekerjaan sampai kondisi rumah tangga yang mungkin sedang dalam kondisi tidak baik. Ketika sudah menghabiskan waktu 7 jam di kantor, anda membayangkan rumah untuk beristirahat dan bercanda dengan anak-anak. Akan tetapi sampai rumah anda menemukan rumah yang berantakan, peralatan gunting kertas berserakan, anak anda berlarian. Jangan marah dulu! Lihat apa yang sebenarnya sedang anak anda kerjakan, cobalah tanya dengan baik-baik dan penuh kelembutan. Maka hati anda akan lebih tenang dan bahagia.

3. Cintai diri anda sendiri
“Love yourself. Forgive yourself. Be true to yourself. How you treat yourself sets the standard for how others will treat you,” kata Steve Maraboli, penulis buku best seller Life, The Truth, and Being Free.
Mencintai diri sendiri bukan berarti narsis. Anda hanya perlu menerima semua kelebihan dan kekurangan yang anda miliki, lalu mengembangkan semua potensi yang anda miliki secara optimal. Bagaimana anda mencintai diri sendiri akan mempengaruhi bagaimana anda memperlakukan anak dan istri anda. Secara tidak langsung hal itu akan berpengaruh pula bagi psikologis anak.

Ciptakan bahagia dalam hidup anda dengan hal-hal sederhana namun bermakna. Cintai diri anda sendiri, syukuri segala hal yang ada, dan lihat sesuatu dari sisi positifnya.